Remaja di Kupang Tewas saat Berupaya Selamatkan Saudara yang Tenggelam

- Seorang remaja bernama Sean A. Manggi (15) di Kupang tewas saat berusaha menyelamatkan saudaranya, Satria Manggi (10), yang terseret arus di Bendungan Kali Manikin pada Minggu siang.
- Teman-teman korban sempat mencoba menolong dengan sebatang bambu, namun hanya Satria yang berhasil diselamatkan sementara Sean terbawa arus dan sempat hilang dari pandangan.
- Tim penyelamat menemukan tubuh Sean sekitar pukul 11.35 WITA dan dinyatakan meninggal di RSUD S.K. Lerik Kupang; polisi mengimbau warga lebih waspada terhadap bahaya arus deras.
Kupang, IDN Times - Sean A. Manggi (15) mengalami nasib tragis saat berupaya menyelamatkan Satria Manggi (10) yang terseret arus di Bendungan Kali Manikin, NTT. Insiden memilukan ini terjadi pada Minggu siang (19/4/2026) di wilayah Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah.
Warga bersama pihak kepolisian akhirnya berhasil menemukan tubuh pelajar tersebut setelah sempat hilang di lokasi kejadian. Sayangnya, nyawa Sean sudah tidak tertolong lagi ketika ditemukan oleh tim penyelamat dan masyarakat setempat.
1. Ikut terseret arus

Kejadian bermula saat Sean dan Satria berenang di tempat tersebut sekitar pukul 10.30 WITA. Beberapa saat setelahnya, Satria yang merupakan saudara atau punya hubungan keluarga dengan Sean terseret arus.
"Salah satu saksi melihat kejadian yang tiba-tiba itu dan memberitahukan ke temannya termasuk Sean," jelas Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo melalui Kasi Humas Polres Kupang, Ipda Lalu Rohandy Hidayat, Senin (20/4/2026).
Sean langsung memutuskan berenang untuk menyelamatkan saudaranya tersebut namun ia ikut terseret arus.
2. Berusaha ditolong dengan sebatang bambu

Sementara teman-temannya yang lain berupaya menolong keduanya dari tepi kali tersebut. Mereka menggunakan sebatang bambu yang diambil dari sekitar lokasi dengan harapan bisa diraih oleh keduanya.
Imanuel Nenotek (14) salah satu teman Sean di lokasi menyebut bambu tersebut bisa diraih oleh Satria. Sementara Sean terseret jauh oleh arus hingga tubuhnya tak terlihat oleh rekan-rekannya lagi.
Mereka lalu berlari mencari warga sekitar untuk membantu mencari Sean. Sementara yang lainnya memberitahukan kepada pihak keluarganya.
"Kejadian tersebut juga dilaporkan ke Polsek Kupang Tengah sekitar pukul 11.30 WITA oleh Ketua RT 017, Roy, warga Desa Mata Air," sebutnya.
3. Dinyatakan meninggal dunia

Pelajar ini berhasil ditemukan pada pukul 11.35 WITA dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah S.K. Lerik Kupang. Namun korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis. Keluarga pun menerima peristiwa tersebut dan menolak autopsi.
Hidayat mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan mengawasi aktivitas anak-anak terutama di tempat-tempat yang rawan bahaya.
"Kami mengimbau masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, untuk tidak mandi di tempat yang memiliki arus deras tanpa pengawasan,” ujarnya.


![[QUIZ] Pernah Merasakan Sesuatu yang Gak Bisa Dijelaskan? Cari Tahu di Sini!](https://image.idntimes.com/post/20251030/pexels-belacheers-1892512_27c4933c-3ef5-4512-8254-3348665415d1.jpg)















