Kota Bima, IDN Times - Rencana pagelaran lomba pacuan kuda Piala Wali Kota Bima di Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap memperoleh dukungan beberapa pihak. Dukungan muncul setelah digelar rapat Polres Bima Kota bersama KPAI, MUI, dan LPA beberapa waktu lalu.
Meskipun dua pekan sebelumnya terjadi peristiwa nahas joki cilik tewas karena terjatuh saat balapan.
"KPAI dan MUI dukung pelaksanaan lomba pacuan kuda asalkan dilengkapi alat pelindung diri (APD) dan usia joki minimal 10 tahun. Yang tolak lomba hanya tim dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Bima," kata Ketua Pecinta Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kota Bima Sudirman DJ dikonfirmasi, Sabtu (2/9/2023).
