Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prakiraan Cuaca Pelabuhan NTB 16-17 Juli 2026: Informasi Gelombang dan Kecepatan Angin
Ilustrasi pelabuhan. (IDN Times/Linggauni)

Mataram, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi mengeluarkan prakiraan cuaca maritim untuk sejumlah pelabuhan utama di wilayah Nusa Tenggara Barat. Informasi berkala ini berlaku mulai dari tanggal 16 hingga 17 Juli 2026 guna mendukung keselamatan pelayaran interinsuler.

Secara umum, kondisi perairan di sekitar pelabuhan terpantau cukup aman dengan dominasi cuaca cerah hingga cerah berawan di sebagian besar titik. Meski demikian, para nakhoda serta pengguna jasa transportasi laut diimbau untuk tetap waspada terhadap dinamika tinggi gelombang.

1. Kondisi maritim di Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Pemenang, dan Pelabuhan Kayangan

Kapal motor penyeberangan di Pelabuhan Kayangan (IDN Times/Ruhaili)

Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Kayangan diprakirakan akan mengalami cuaca cerah pada pagi hari dan cerah berawan dari siang hingga dini hari. Ketinggian gelombang di kedua pelabuhan penting ini terpantau berada pada kategori rendah dengan estimasi tinggi sekitar 0,5 sampai 1,25 meter.

Sementara itu, Pelabuhan Pemenang menunjukkan kondisi yang sangat bersahabat dengan langit cerah berawan pada siang serta dini hari lalu cerah penuh di waktu pagi dan malam. Kecepatan angin di ketiga pelabuhan sekitar Pulau Lombok ini berembus paling kencang di Kayangan hingga mencapai 14 knot.

2. Prakiraan cuaca di kawasan perairan Pelabuhan Pototano

Ilustrasi cuaca cerah di NTB. (IDN Times/Linggauni)

Kawasan Pelabuhan Pototano diprediksi akan menyajikan kondisi cuaca cerah di waktu pagi dan malam hari serta cerah berawan saat siang dan dini hari. Kondisi atmosfer yang stabil ini diproyeksikan sangat mendukung bagi kelancaran aktivitas bongkar muat kapal feri rute utama lintas Selat Alas.

Tinggi gelombang laut di sekitar perairan Pototano tercatat menjadi yang paling rendah di wilayah NTB karena hanya berkisar antara 0,1 hingga 0,5 meter. Embusan angin di pelabuhan ini bertiup secara konstan dari arah selatan menuju barat daya dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 15 knot.

3. Situasi gelombang dan cuaca di Pelabuhan Sape serta Pelabuhan Bima

Salah satu kapal yang beroperasi di Pelabuhan Kayangan menuju Pelabuhan Poto Tano di Sumbawa. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Pelabuhan Sape diprakirakan akan didominasi oleh langit cerah berawan sepanjang hari dari waktu pagi, siang, malam, hingga memasuki dini hari. Sebaliknya, wilayah Pelabuhan Bima akan mengalami kondisi cuaca cerah berawan pada pagi, siang, dan dini hari, tetapi berubah cerah penuh saat malam.

Ketinggian gelombang laut di perairan Sape dan Bima ini diproyeksikan tetap stabil pada rentang normal antara 0,5 hingga 1,25 meter. Arus angin di ujung timur provinsi ini bertiup cukup dinamis dari arah tenggara dengan catatan kecepatan tertinggi berkisar dari 1 hingga 14 knot.

Curated For You

Editorial Team

Related Article