Polisi Lacak Orang yang Sebarkan Video Asusila Diduga Mahasiswa KKN

- Polres Lombok Timur terus mencari pengunggah video asusila yang diduga melibatkan mahasiswa KKN.
- Polisi imbau masyarakat untuk tidak menyebarkan video tersebut dan akan tindak tegas pelaku penyebaran konten asusila.
- Video syur tersebut sudah beredar sejak September 2025, namun perempuan dalam video membantah dirinya sebagai pemeran.
Lombok Timur, IDN Times– Kepolisian Resor Lombok Timur terus bergerak menelusuri kasus viral video asusila berdurasi 13 menit 17 detik yang diduga melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Penelusuran dilakukan menyusul beredarnya konten tersebut di media sosial dan memicu perhatian publik.
Saat ini, tim Tipidter bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) memfokuskan penyelidikan pada identitas pemeran dalam video tersebut. Polisi juga memburu pihak yang pertama kali mengunggah konten dewasa itu ke media sosial.
1. Buru pengunggah video

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, IPTU Arie Kusnandar, menegaskan bahwa penyelidikan masih berjalan meskipun pihak kampus telah memberikan klarifikasi. Pihaknya juga akan memastikan lokasi perekaman video. Jika terbukti dilakukan di wilayah hukum Lombok Timur, maka penanganan kasus sepenuhnya menjadi tanggung jawab Polres setempat.
"Kami masih melakukan penyelidikan terkait kebenaran video tersebut. Tim sudah bergerak menelusuri pengunggah pertama di media sosial," ujar Arie, Rabu (11/2/26).
2. Polisi imbau masyarakat tak sebarkan video

Polres Lombok Timur mengimbau masyarakat untuk tidak ikut menyebarluaskan video asusila tersebut karena dapat dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pihak kepolisian saat ini masih mendalami identitas pelaku dan motif di balik penyebaran konten ilegal itu.
"Kami akan tindak tegas siapa pun yang terbukti menyebarkan konten asusila. Ini bentuk komitmen kami dalam melindungi masyarakat dari konten negatif dan kekerasan seksual berbasis elektronik," pungkas Arie.
3. Beredar sejak September 2025

Video syur yang memperlihatkan adegan suami istri viral melalui media sosial. Dalam rekaman, terlihat sepasang muda-mudi bergantian meneguk minuman berwarna cokelat muda sebelum melakukan aksinya.
Isu semakin panas setelah warganet mengaitkan perempuan dalam video dengan mahasiswi Universitas Mataram (Unram) berinisial AJP yang tengah menjalani KKN di Kecamatan Lenek, Lombok Timur. Namun, AJP dengan tegas membantah dirinya adalah pemeran dalam video tersebut. Klarifikasi disampaikan langsung di hadapan Ketua Satgas PPKS Unram, Joko Jumadi, pada Selasa (10/2/26).
"Saya berani bersumpah, bukan saya di dalam video tersebut," ucapnya.
Joko Jumadi menegaskan bahwa tudingan yang beredar tidak berdasar. Menurutnya, video itu bukan melibatkan mahasiswa Unram, apalagi peserta KKN di Lombok Timur. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa video tersebut sudah beredar sejak September 2025, jauh sebelum jadwal pelaksanaan KKN di Desa Lenek dimulai. Spekulasi muncul semata-mata karena kemiripan wajah antara perempuan dalam video dan mahasiswi yang bersangkutan.
"Itu bukan kejadian di Lombok, melainkan di luar NTB. Dapat dipastikan bukan mahasiswa Unram," tegas Joko.


















