Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pesawat Rute Lombok-Singapura 10 Kali Seminggu, Turis Diprediksi Melonjak
Pesawat parkir di apron Bandara Lombok. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times – Frekuensi penerbangan langsung rute Lombok-Singapura bertambah menjadi 10 kali seminggu mulai Juni 2026. Sebelumnya, rute penerbangan internasional yang dilayani maskapai Scoot itu sebanyak empat kali dalam seminggu.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB Sahlan M. Saleh mengatakan penambahan frekuensi penerbangan rute Lombok-Singapura menjadi angin segar bagi sektor pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB). Dengan frekuensi penerbangan maskapai Scoot yang mencapai 10 kali seminggu, Sahlan mengatakan kunjungan turis barat dari Eropa dan Amerika ke NTB melalui Singapura diprediksi bakal melonjak.

Menurutnya, Singapura merupakan hub penerbangan internasional dari berbagai belahan dunia. "Penerbangan Scoot ini salah satu yang kita andalkan dari Singapura menjadi hub-nya, terbang dari berbagai negara di Eropa dan Amerika. Memang periode Juni, Juli, sampai Agustus ini merupakan periode yang cukup ramai wisatawan Eropa dan Amerika," kata Sahlan dikonfirmasi IDN Times, Senin (8/6/2026).

1. 90 persen penumpang merupakan wisatawan asing

Ketua BPPD NTB Sahlan M. Saleh. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Sahlan mengungkapkan sekitar 90 persen penumpang rute Singapura-Lombok merupakan wisatawan asing. Sedangkan 10 persen merupakan pelaku bisnis dan warga lokal yang pulang kampung. ​Melihat potensi besar ini, BPPD NTB memperkuat strategi promosi dengan fokus pada empat pintu masuk utama menuju Lombok yaitu Singapura, Malaysia, Bali dan Jakarta.

​​"Harapan kita dengan penambahan frekuensi ini, semakin mudahnya akses menuju Lombok. Kami yakin pertumbuhan pariwisata di NTB ini semakin hari semakin meningkat kunjungan wisatawannya, khususnya wisatawan asing," kata dia.

2. Gandeng Singapore Tourism Board

Wisatawan asing di Gili Trawangan Lombok Utara, NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Dia menegaskan promosi tidak boleh hanya mengandalkan pihak maskapai. Supaya penerbangan rute Lombok-Singapura tetap sustain atau berkelanjutan dan keterisian penumpang tetap tinggi, maka pihaknya menggandeng Singapore Tourism Board.

​"Kita punya kemitraan yang baik dengan Singapore Tourism Board, sehingga kita melakukan kerja sama, komunikasi, bertukar produk, dan sebagainya dengan industri yang ada di Singapura," jelas Sahlan.

Pria yang juga menjabat Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) NTB ini mengatakan fokus promosi tidak terbatas di Singapura saja. Tetapi juga menyasar tour operator yang memiliki jaringan langsung ke hotel dan travel agent di Lombok.

Sahlan mengungkapkan salah satu alasan turis Eropa dan Amerika melirik NTB karena faktor kenyamanan. Wisatawan yang semakin penuh dan kemacetan di Bali membuat mereka memilih Lombok dan Sumbawa sebagai tujuan berlibur.

​3. Jadwal penerbangan Lombok-Singapura dan Singapura-Lombok

Ilustrasi penumpang keluar dari pintu kedatangan Bandara Lombok. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Humas Bandara Internasional Lombok Hidya Putri Ramadhina membenarkan penambahan frekuensi penerbangan rute Lombok-Singapura dan sebaliknya menjadi 10 kali seminggu. Sebelumnya rute tersebut dilayani sebanyak empat kali seminggu oleh maskapai Scoot.

"Iya betul, maskapai Scoot menambah frekuensi penerbangan menjadi 10 kali seminggu per 1 Juni 2026," kata Hidya dikonfirmasi IDN Times, Senin (8/6/2026).

Adapun jadwal penerbangan rute Lombok-Singapura, sebagai berikut:

  • Pukul 09.35 WITA pada hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Minggu

  • Pukul 17.25 WITA pada hari Selasa dan Sabtu

  • Pukul 18.55 pada hari Rabu dan Jumat

Sedangkan jadwal penerbangan rute Singapura-Lombok, sebagai berikut:

  • Pukul 09.00 WITA pada hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Minggu

  • Pukul 16.50 WITA pada hari Selasa dan Sabtu

  • Pukul 18.20 WITA pada hari Rabu dan Jumat

Editorial Team

Related Article