Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penemuan Situs Perang Lombok 1894, BPK NTB Siap Lakukan Pelestarian
Situs monumen Tugu Perang Lombok 1894 yang ditemukan di halaman Kantor Gubernur NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times - Situs perang Lombok tahun 1894 yang ditemukan di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, dibiarkan terbengkalai. Bongkahan monumen Tugu Perang Lombok 1894 itu ditemukan para pekerja yang mengerjakan proyek renovasi Kantor Gubernur NTB pada Jumat (3/1/2025) lalu.

Saat ini, bongkahan monumen tugu Perang Lombok dibiarkan terbengkalai di taman halaman Kantor Gubernur NTB. Sementara, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) NTB yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menunggu laporan terkait temuan tersebut.

"Kami belum ada laporan terkait itu. Kalau ada yang lapor, kami akan tindaklanjuti, langkah-langkah apa yang perlu dilakukan. Itu salah satu upaya pelestarian cagar budaya," kata Kasubag Umum Balai Pelestarian Kebudayaan NTB Made Agus Adi Prabawa dikonfirmasi di Mataram, Sabtu (4/7/2026).

1. Siap tindaklanjuti temuan situs Perang Lombok

Lokasi penemuan bongkahan fondasi Monumen Tugu Perang Lombok 1894 ditemukan di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Jumat (3/1/2025). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Agus menjelaskan Balai Pelestarian Kebudayaan NTB siap menindaklanjuti temuan situs Perang Lombok tersebut. Karena hal itu, bagian dari upaya pelestarian cagar budaya. Saat ini, pihaknya belum dapat menindaklanjuti karena tidak ada laporan yang diterima.

"Kami mesti lihat dulu seperti apa, termasuk juga informan yang ada di sana. Siapa yang memang berkompeten memberikan penjelasan," kata dia.

2. Taman Narmada dan Istana Asi Mbojo jadi cagar budaya nasional

Kasubag Umum Balai Pelestarian Kebudayaan NTB Made Agus Adi Prabawa. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Di sisi lain, Agus menyebutkan ada dua cagar budaya di NTB yang menjadi cagar budaya nasional di NTB, yaitu Taman Narmada Lombok Barat dan Istana Asi Mbojo di Bima. Pihaknya memastikan dua cagar budaya nasional yang berada di NTB itu tetap terlindungi dan terjaga.

"Kami pastikan yang tercatat sebagai cagar budaya nasional itu tetap lestari. Masalah pengelolaan kami memberikan rambu-rambu mana yang bisa dan tidak bisa," terangnya.

Dia menambahkan bahwa NTB merupakan daerah yang kaya budaya. NTB merupakan pusat pertemuan budaya dari timur, barat, dan utara daerah-daerah di Indonesia. Sehingga untuk melestarikan budaya yang ada, Kemenbud membentuk UPT Balai Pelestarian Kebudayaan NTB pada 2026.

3. Temuan situs Monumen Tugu Perang Lombok 1894 di Kantor Gubernur NTB

Situs monumen Tugu Perang Lombok 1894 yang ditemukan di halaman Kantor Gubernur NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Monumen Tugu Perang Lombok 1894 yang ditemukan di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB berupa batu granit. Batu granit itu diduga dikirim dari Eropa sebagai fondasi Monumen Tugu Perang Lombok yang dibangun Pemerintah Kolonial Belanda untuk menghormati tentaranya yang tewas saat Perang Lombok 1894. Selain itu, makam Jenderal Van Ham yang tewas saat Perang Lombok 1894 juga masih ada di Kota Mataram.

Sebelumnya, Kepala Museum Negeri NTB Ahmad Nuralam mengungkapkan bahwa pihaknya pernah melakukan kajian singkat pada 2023 terkait simbol-simbol peninggalan Pemerintah Kolonial Belanda di Lombok. Termasuk Monumen Tugu Perang Lombok 1894 yang kini ditemukan di Kantor Gubernur NTB.

Bongkahan Monumen Tugu Perang Lombok 1894 berupa batu granit yang ditemukan di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB merupakan fondasi bawah. Bongkahan batu granit itu kemungkinan dibawa dari Eropa.

"Karena pada saat itu, Indonesia belum mengenal. Perkiraan saya dibawa dari Eropa apakah Italia atau sekitar Yunani. Kalau dari sisi pembuatannya, presisinya sangat artistik. Karena simetris, dan rapi," kata Nuralam.

Curated For You

Editorial Team

Related Article