Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cari 4 Korban KMP Putri Yasmin, Pesawat CASSA Sisir Laut Selatan Jawa

Kab. Lombok Barat
Cari 4 Korban KMP Putri Yasmin, Pesawat CASSA Sisir Laut Selatan Jawa
Pesawat CASSA NC212-200 TNI AL dikerahkan melakukan pencarian empat korban KMP Putri Yasmin hingga Perairan Selatan Pulau Jawa, Senin (17/8/2026). (dok. SAR Mataram)
  • Tim SAR memasuki hari keenam pencarian empat korban KMP Putri Yasmin dengan pesawat CASSA TNI AL, menyisir perairan selatan Pulau Jawa seluas sekitar 3.650 NM².
  • Pencarian laut, darat, dan udara berjalan paralel, termasuk penyisiran pantai serta koordinasi dengan warga dan nelayan. Hingga Senin, seluruh operasi belum menemukan keempat korban.
  • Data Posko SAR mencatat 212 penumpang selamat, satu meninggal, dan empat hilang: Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, serta Slamet Yulianto.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Lombok Barat, IDN Times - Tim SAR gabungan mengerahkan pesawat CASSA TNI AL untuk melakukan operasi pencarian empat korban KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok pada hari keenam operasi SAR, Senin (17/8/2026). Pencarian udara dikerahkan secara masif menggunakan pesawat.

Kepala Kantor SAR Mataram selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhamad Hariyadi, menjelaskan bahwa operasi hari keenam difokuskan menggunakan pesawat CASSA NC212-200 dengan nomomor registrasi U-6215 Skuadron 600 Wing Udara 2 Puspenerbal Juanda untuk menyisir wilayah perairan yang lebih luas dari udara.

"Pesawat CASSA U-6215 milik TNI AL ini sebelumnya diberangkatkan dari Bandara Juanda, Surabaya, pada Minggu (16/8/2026) siang, dan sempat melakukan pencarian di perairan selatan dari lokasi kejadian sebelum landing di Bandara Ngurah Rai, Bali," kata Hariyadi.

  1. 1. Operasi pencarian hingga perairan selatan Pulau Jawa

    IMG-20260817-WA0104.jpg
    Operasi pencarian empat korban KMP Putri Yasmin menggunakan pesawat CASSA NC212-200 TNI AL hingga Perairan Selatan Pulau Jawa, Senin (17/8/2026). (dok. SAR Mataram)

    Pada hari keenam ini, pesawat kembali diterbangkan dari Bali pada Senin siang untuk memaksimalkan pencarian di perairan selatan Pulau Jawa dengan cakupan area mencapai sekitar 3.650 NM². Dalam misi udara ini, kata Hariyadi, personel Kantor SAR Surabaya juga turut on board.

    Selain pengerahan armada udara, operasi pencarian di permukaan laut dan darat tetap berjalan paralel. Hariyadi merinci bahwa tim laut mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Mataram untuk menyisir arah utara dari Pelabuhan Lembar dengan luas area sekitar 38,5 NM², dengan fokus utama menyisir kawasan perairan pantai.

  2. 2. Hasil pencarian masih nihil

    IMG-20260817-WA0105.jpg
    Operasi pencarian empat korban KMP Putri Yasmin menggunakan pesawat CASSA NC212-200 TNI AL hingga Perairan Selatan Pulau Jawa, Senin (17/8/2026). (dok. SAR Mataram)

    Hingga hari keenam pelaksanaan operasi SAR, seluruh unsur gabungan terus berkoordinasi ketat demi mengoptimalkan pencarian sisa korban yang belum ditemukan. Hingga hari ini, hasil operasi pencarian terhadap keempat korban masih nihil.

    "Untuk lini darat, tim gabungan juga mengintensifkan penyisiran sepanjang garis pantai mulai dari Tanjung Karang ke arah utara, serta aktif menyebarkan informasi kepada warga setempat dan para nelayan yang beraktivitas di pesisir," jelas Hariyadi.

  3. 3. Identitas empat korban yang belum ditemukan

    IMG-20260814-WA0082.jpg
    Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi. (IDN Times/Istimewa)

    Berdasarkan rekapitulasi data terbaru Posko SAR di Pelabuhan Lembar, total penumpang selamat tercatat sebanyak 212 orang. Kemudian, satu orang meninggal dunia, dan empat orang masih dalam pencarian. Adapun identitas empat korban yang masih hilang yaitu Yasir Arafat, Selvina Rambu Mayi, I Made Sutarjana, dan Slamet Yulianto.

    Sebelumnya, jumlah korban yang hilang dilaporkan sebanyak 5 orang. Namun, berdasarkan rekapitulasi data terbaru Posko SAR, jumlah korban yang hilang sebanyak 4 orang. Satu orang yang dilaporkan hilang, ternyata tidak ikut dalam pelayaran menggunakan KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok pada Rabu (12/8/2026).

    Hariyadi menjelaskan pada Jumat (14/8/2026), pihaknya mendapatkan konfirmasi data 5 korban yang dilaporkan hilang di Posko SAR Pelabuhan Lembar. Satu orang korban yang dilaporkan hilang atas nama Ratu Agung Sekar Ayu, tidak ikut dalam penyeberangan KMP Putri Yasmin. Namun, namanya tercatat dalam manifes KMP Putri Yasmin.

    "Pihak keluarga melaporkan ke posko bahwa sudah kembali ke rumah dalam keadaan selamat. Ternyata, Ratu Agung ini tidak menyeberang menggunakan KMP Putri Yasmin pada tanggal 12 Agustus. Yang bersangkutan sempat membeli tiket di KMP Putri Yasmin tetapi ada perubahan, yang bersangkutan maju di tanggal 9 Agustus menggunakan KMP Surya 777," jelas Hariyadi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More