Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemprov NTB Targetkan Investasi Rp26,95 Triliun pada 2024

Pemprov NTB Targetkan Investasi Rp26,95 Triliun pada 2024
Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok Tengah, NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Share Article

Mataram, IDN Times - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menargetkan realisasi investasi pada 2024 sebesar Rp26,95 Triliun. Targetnya meningkat sekitar Rp4 triliun lebih dibandingkan target realisasi investasi yang dibebankan Kementerian Investasi pada 2023 yakni sebesar Rp22,8 triliun.

"Target investasi tahun 2024 adalah 26,95 triliun. Ini menjadi tantangan kita tersendiri. Tetapi saya optimistis bisa tercapai," kata Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB Wahyu Hidayat dikonfirmasi di Mataram, Kamis (22/2/2024).

1. Investasi cukup besar di NTB tahun 2024

Tambang milik PT AMNT di Sumbawa Barat. (dok. AMNT)
Tambang milik PT AMNT di Sumbawa Barat. (dok. AMNT)

Wahyu menyebutkan beberapa investasi yang cukup besar pada tahun 2024 di NTB, antara lain proyek pembangunan smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Sumbawa Barat. Kemudian investasi tambang emas PT Sumbawa Timur Mining (STM) di Kabupaten Dompu.

Selain itu, investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah. Belum lama ini, investor asal Malaysia dan Dubai melihat peluang investasi perhotelan di KEK Mandalika.

"Kita butuhkan mereka merealisasikan ketertarikannya," ucap Wahyu.

2. Dorong usaha besar rangkul industri kecil

Plt Kepala DPMPTSP NTB Wahyu Hidayat. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Plt Kepala DPMPTSP NTB Wahyu Hidayat. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Selain mendorong investasi besar di NTB, Wahyu mengatakan pihaknya meminta usaha besar merangkul industri kecil. Sehingga investasi di NTB menjadi lebih inklusif dan menyerap banyak tenaga kerja.

Ia memberikan contoh seperti pembangunan industri smelter di Sumbawa Barat. Industri kecil juga perlu dirangkul oleh industri besar sehingga mereka juga menikmati hasilnya.

Terkait penentuan besaran target realisasi tahun 2024 sebesar Rp26,95 triliun, Wahyu menjelaskan ada rumusan tersendiri yang dilakukan. Yakni mengacu target RPJMD dan RPJMN. Ia menyebut realisasi investasi terbesar di NTB dalam beberapa tahun terakhir adalah sektor pertambangan, pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) dan industrialisasi.

3. Realisasi investasi 2023 meningkat 175 persen

Ilustrasi Investasi (tyonote.com)
Ilustrasi Investasi (tyonote.com)

Wahyu menyebut realisasi investasi di NTB sepanjang 2023 menembus angka Rp39,8 triliun lebih. Realisasi investasi 2023 melampaui target yang ditetapkan Kementerian Investasi sebesar Rp22,8 triliun dan target RPJMD sebesar Rp17,8 triliun.

Realisasi investasi di NTB pada 2023 meningkat 175 persen dibandingkan 2022. Dijelaskan, realisasi investasi di NTB pada 2023 didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Realisasi PMDN mencapai Rp31,84 triliun lebih, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp8,04 triliun.

Realisasi PMDN tertinggi di Kabupaten Sumbawa Barat sebesar Rp24,03 triliun disusul Lombok Tengah Ro2,72 triliun, Sumbawa Rp1,77 triliun dan Kota Mataram Rp1,03 triliun. Sedangkan realisasi PMA tertinggi di Sumbawa Barat Rp4,55 triliun, dan Dompu Rp1,87 triliun.

Realisasi investasi sebesar Rp39,8 triliun sepanjang 2023 menyerap tenaga kerja sebanyak 11.518 orang. Terdiri dari tenaga kerja Indonesia sebanyak 11.411 orang dan tenaga kerja asing sebanyak 108 orang.

Berdasarkan sektornya, realisasi investasi tertinggi di NTB pada 2023 adalah sektor ESDM sebesar Rp23,2 triliun lebih. Disusul sektor perindustrian sebesar Rp7,9 triliun, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebesar Rp6,12 triliun dan sektor perdagangan Rp1,37 triliun.

Share Article
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Muhammad Nasir
Linggauni -
EditorLinggauni -

Latest News NTB

See More

NTB Dapat Tambahan Pembangunan 40 Kampung Nelayan Merah Putih

27 Mei 2026, 18:06 WIBNews