Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
NTB Dapat 11 Ekor Sapi Kurban Presiden, Bobot Hingga 1 Ton
Seleksi calon sapi kurban bantuan Presiden dari salah satu peternak di Lombok Utara. (dok. Istimewa)
  • Provinsi NTB menerima 11 ekor sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto untuk Idul Adha 1447 H, masing-masing satu ekor bagi provinsi dan sepuluh kabupaten/kota.
  • Sapi terberat berasal dari Kabupaten Lombok Utara dengan bobot mencapai 1,007 ton, sementara sapi jatah Pemprov NTB akan disalurkan ke salah satu masjid di Kabupaten Bima.
  • Harga sapi terberat ditaksir sekitar Rp200 juta, namun nilai finalnya akan dinegosiasikan dan ditetapkan oleh Sekretariat Negara setelah mempertimbangkan biaya mobilisasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mataram, IDN Times - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapatkan 11 ekor sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sapi bantuan Presiden itu diberikan masing-masing satu ekor untuk Pemprov NTB dan 10 Pemda Kabupaten/Kota.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB, Muhammad Riadi menjelaskan bahwa tim Disnakeswan NTB sudah melakukan identifikasi dan seleksi calon sapi kurban bantuan Presiden di masing-masing kabupaten/kota. Masing-masing kabupaten/kota mengusulkan tiga calon sapi kurban, kemudian dipilih satu ekor.

"Masing-masing kabupaten itu dapat satu ekor, kemudian provinsi satu ekor. Jadi kita NTB dapat hewan kurban bantuan presiden itu sebanyak 11 ekor," kata Riadi dikonfirmasi IDN Times, Jumat (24/4/2026).

1. Bobot sapi kurban Presiden hingga 1 ton

Kepala Biro Umum Setda NTB Muhammad Riadi. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Riadi menjelaskan, Tim Disnakeswan NTB bersama Biro Kesra Setda NTB telah melakukan penilaian ke kabupaten/kota. Dia tinggal menunggu laporan dari Kabupaten Dompu. Selanjutnya, dilakukan finalisasi pada Senin pekan depan. Setelah itu diajukan ke Sekretariat Negara (Setneg) untuk ditetapkan.

Dia mengungkapkan bahwa bobot sapi bantuan Presiden yang paling berat mencapai 1,007 ton dari peternak di Kabupaten Lombok Utara. "Paling berat itu dari Lombok Utara, ada 1 ton 7 kilogram. Itu yang paling berat sementara data yang masuk," ungkapnya.

2. Sapi kurban jatah provinsi disalurkan di Kabupaten Bima

Seleksi calon sapi kurban bantuan Presiden dari salah satu peternak di Lombok Utara. (dok. Istimewa)

Sapi kurban bantuan Presiden untuk jatah Pemprov NTB nantinya akan disalurkan pada salah satu masjid di Kabupaten Bima. Hal itu sesuai dengan arahan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.

Karena sapi yang punya bibit paling berat dari Lombok Utara, terkendala soal pengangkutan ke Bima. Pihaknya takut ada risiko sapi tersebut cedera di perjalanan karena cukup besar. Sehingga, kemungkinan sapi kurban yang akan dikirim ke Bima berasal dari Lombok Timur atau Sumbawa.

"Kalau dari Sumbawa itu beratnya sekitar 900 kilogram, nggak sampai 1 ton," kata dia.

3. Bocoran harga sapi kurban Presiden

Seleksi calon sapi kurban bantuan Presiden dari salah satu peternak di Lombok Utara. (dok. Istimewa)

Ditanya terkait harga sapi dengan bobot paling berat yang berasal dari Lombok Utara, Riadi menyebutkan peternak menawarkan harga sebesar Rp200 juta. Namun, kemungkinan harganya di bawah itu karena nanti ada negosiasi harga oleh Setneg.

Nantinya, Setneg juga akan menghitung biaya mobilisasi sapi kurban tersebut. "Kalau itu (harga) ditetapkan Setneg nanti bukan kita, kita hanya mengusulkan saja dan mencoba bernegosiasi kalau harganya di luar kewajaran," jelasnya.

Editorial Team