Mataram, IDN Times - Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga 30 Juni 2026 menunjukkan perkembangan yang positif. Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) NTB mencatat penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp1,46 triliun lebih.
Kepala Kanwil DJPb NTB Ratih Hapsari Kusumawardani menjelaskan penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai itu didorong oleh lonjakan bea keluar yang tumbuh 8.245,10 persen secara tahunan (y-o-y). "Lonjakan bea keluar ini sejalan dengan tingginya realisasi ekspor konsentrat tembaga PT AMMAN Mineral pada Januari - April 2026," kata Ratih di Mataram, Sabtu (1/8/2026).
Dia menjelaskan cukai juga mencatat pertumbuhan positif sebesar 6,83 persen dan diharapkan terus meningkat seiring dengan perbaikan kinerja cukai hasil tembakau. Di sisi lain, bea masuk mengalami koreksi sebesar 31,67 persen seiring dengan penurunan volume importasi bahan baku dan bahan penolong pertambangan serta barang modal pertambangan.
