Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mudik Lebaran, NTB Siagakan 46 Rumah Sakit dan 177 Puskesmas
Gedung IGD Terpadu RSUD NTB di Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • Pemprov NTB menyiagakan 46 rumah sakit dan 177 puskesmas selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 untuk memastikan layanan kesehatan masyarakat tetap optimal.
  • Dinkes NTB menempatkan tenaga medis, ambulans, serta membuka pos pelayanan di berbagai titik jalur mudik termasuk Terminal Mandalika dengan dukungan sejumlah rumah sakit.
  • Pemeriksaan kesehatan gratis bagi awak bus dilakukan di Terminal Mandalika sebagai langkah pencegahan risiko kesehatan dan keselamatan perjalanan selama masa mudik Lebaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
17 Maret 2026

Kepala Dinas Kesehatan NTB, Lalu Hamzi Fikri, mengumumkan kesiapsiagaan 46 rumah sakit dan 177 puskesmas di seluruh wilayah NTB untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Ia menyampaikan bahwa layanan kegawatdaruratan 24 jam, tenaga medis, obat-obatan, dan ambulans disiapkan di berbagai titik jalur mudik.

Lebaran 2026

Selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2026, Dinkes NTB menugaskan tenaga medis di pos pengamanan dan pelayanan. Layanan kesehatan juga disediakan di Terminal Mandalika dengan dukungan sejumlah rumah sakit serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi awak bus dilakukan sebagai langkah pencegahan risiko kesehatan.

kini

Dinas Kesehatan NTB terus memantau situasi kesehatan masyarakat selama periode mudik. Fasilitas pelayanan tetap siaga untuk memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman dan sehat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menyiagakan 46 rumah sakit dan 177 puskesmas untuk mendukung pelayanan kesehatan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
  • Who?
    Dinas Kesehatan NTB di bawah pimpinan Lalu Hamzi Fikri bersama Dinkes kabupaten/kota, tenaga medis, serta sejumlah rumah sakit di wilayah NTB.
  • Where?
    Seluruh wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, termasuk pos pelayanan di Terminal Tipe A Mandalika, Kota Mataram, dan titik-titik jalur mudik lainnya.
  • When?
    Kesiapsiagaan diberlakukan selama periode arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026, dengan pengumuman disampaikan pada Selasa, 17 Maret 2026.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur Lebaran serta mencegah risiko gangguan kesehatan bagi pemudik.
  • How?
    Dinkes NTB menyiapkan layanan gawat darurat 24 jam, tenaga medis siaga di pos-pos pengamanan, ambulans rujukan, pemeriksaan kesehatan awak bus, serta optimalisasi layanan PSC 119 di seluruh kabupaten/kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Bapak-bapak dan ibu-ibu di NTB siap bantu orang yang mau mudik lebaran. Ada 46 rumah sakit dan 177 puskesmas yang buka terus, ada dokter, obat, dan ambulans juga. Di Terminal Mandalika ada tempat periksa gratis buat sopir bus. Semua kerja supaya orang mudik bisa sehat dan aman sampai rumah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah Pemerintah Provinsi NTB menyiagakan 46 rumah sakit dan 177 puskesmas selama arus mudik Lebaran menunjukkan perhatian serius terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat. Dengan layanan darurat 24 jam, tenaga medis di berbagai pos, serta pemeriksaan gratis bagi awak bus, upaya ini mencerminkan koordinasi yang matang dan komitmen untuk menjaga kelancaran serta kenyamanan perjalanan mudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mataram, IDN Times - Pemprov NTB menyiagakan 46 rumah sakit dan 177 puskesmas selama arus mudik dan balik lebaran 2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) NTB menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan pemudik tetap optimal selama masa libur lebaran 2026.

Kepala Dinkes NTB, Lalu Hamzi Fikri mengatakan bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di NTB telah diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik lebaran.

"Sebanyak 177 puskesmas dan 46 rumah sakit di seluruh wilayah NTB disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan pemudik," kata Fikri di Mataram, Selasa (17/3/2026).

1. Pastikan layanan kegawatdaruratan 24 jam

Ilustrasi pasien di RSUD NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Dia mengatakan fasilitas kesehatan tersebut memastikan layanan kegawatdaruratan 24 jam, dukungan tenaga medis, ketersediaan obat-obatan, serta kesiapan ambulans untuk penanganan rujukan.

Selain itu, Dinkes NTB bersama Dinkes kabupaten/kota juga menugaskan tenaga medis dan ambulans untuk bersiaga di pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang disiapkan oleh aparat kepolisian di berbagai titik jalur mudik.

"Penempatan tenaga medis ini dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan guna memberikan pelayanan kesehatan langsung bagi para pemudik," terangnya.

2. Layanan kesehatan di Terminal Mandalika

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr Lalu Hamzi Fikri. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Salah satu titik pelayanan kesehatan bagi pemudik juga disiapkan di Terminal Tipe A Mandalika, Kota Mataram dengan dukungan tim medis dari berbagai rumah sakit secara bergiliran selama masa arus mudik. Layanan ini melibatkan sejumlah rumah sakit seperti Rumah Sakit Universitas Mataram, RSUD Moh. Ruslan Kota Mataram, RS Mandalika Provinsi NTB, serta beberapa rumah sakit lainnya yang turut menugaskan tenaga medis dan ambulans.

Untuk memperkuat sistem penanganan kegawatdaruratan di lapangan, kata Fikri, layanan Public Safety Center 119 juga dioptimalkan di 10 kabupaten/kota di NTB. Selain itu, Dinkes NTB akan melakukan pemantauan dan surveilans situasi khusus terhadap kejadian penyakit selama masa mudik guna mengantisipasi potensi kejadian luar biasa atau masalah kesehatan lainnya.

3. Pemeriksaan kesehatan bagi awak bus di Terminal Mandalika

Cek kesehatan gratis oleh OIKN dalam program safari Ramadan. (Dok. Humas OIKN)

Tidak hanya itu, Dinkes NTB juga melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi awak bus di Terminal Mandalika sebagai bagian dari upaya pencegahan risiko kesehatan dan keselamatan perjalanan selama masa mudik Lebaran. Melalui berbagai langkah kesiapsiagaan ini, Fikri berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dan arus balik dengan aman, nyaman, dan tetap sehat.

"Dinas Kesehatan NTB juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan, memastikan tubuh dalam kondisi sehat sebelum berangkat, serta memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia apabila mengalami keluhan kesehatan selama perjalanan," ujarnya.

Editorial Team