Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mesin Kapal Rusak, 6 Nelayan NTT Terdampar Berhari-hari di Timor Leste

IMG_20260109_141040.jpg
Nelayan NTT terdampar di Timor Leste kembali dipulangkan. (Dok Bakamla Kupang)
Intinya sih...
  • Nelayan NTT terdampar di Timor Leste selama 20 hari
  • Kapal mereka mengalami kerusakan fatal dan tenggelam di laut akibat cuaca buruk
  • Evakuasi dilakukan oleh KBRI Dili dan Bakamla Kupang, serta imbauan untuk memperhatikan kelayakan kapal sebelum melaut
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kupang, IDN Times - Sebanyak enam nelayan asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya kembali ke tanah air setelah terdampar selama 20 hari di perairan Timor Leste. Keenam nelayan tersebut sebelumnya melaut menggunakan kapal KM Triasmo Sejahtera sejak 12 Desember 2025.

Masalah mulai muncul pada 19 Desember 2025 saat kapal mengalami kerusakan mesin akibat klep yang patah. Akibatnya, kapal mati total dan mereka terombang-ambing di lautan lepas selama berhari-hari dengan persediaan logistik yang sangat terbatas sebelum akhirnya berhasil diselamatkan.

1. Selamat melihat anjungan proyek migas

IMG-20260107-WA0019.jpg
Nelayan NTT terdampar di Timor Leste kembali dipulangkan. (Dok Bakamla Kupang)

Erfan Agus, nakhoda kapal, menyampaikan kerusakan kapal tersebut tidak dapat dikendalikan olehnya dan lima anak buah kapal (ABK) yakni Alfurkan Kapitan Lamahala, Juslan Tungga, Kamaruddin,Muhaimin Abas, dan Nawwir Gazali.

“Mesin mati total dan kami dihantam gelombang dan kami upaya perbaiki tapi tidak berhasil,” ujar Erfan.

Sejak itu mereka terombang-ambing hingga memasuki tahun 2026. Para nelayan kemudian melihat anjungan proyek migas Bayu Undan di kawasan Timor Gap. Mereka dengan sigap memberikan sinyal darurat sehingga bisa diselamatkan oleh kapal MMA Coral milik perusahaan migas Santos. Namun kapal nelayan mereka akhirnya tenggelam di laut akibat cuaca buruk setelah sempat ditarik dan mengalami putus tali.

2. Evakuasi kembali dengan selamat

IMG-20260107-WA0016.jpg
Nelayan NTT terdampar di Timor Leste kembali dipulangkan. (Dok Bakamla Kupang)

Keenam nelayan tersebut diserahkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dili kepada Stasiun Badan Keamanan Laut (Bakamla) Kupang melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Motaain, Kabupaten Belu, Rabu (7/1/2026).

Serah terima dilakukan sekitar pukul 10.30 Wita dan disaksikan oleh Kepala PLBN Motaain, perwakilan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KCD) Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, serta Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua.

“Setelah melalui prosedur keselamatan, seluruh ABK dievakuasi ke Dili dalam kondisi selamat,” ujar Nugroho Yuwono Aribhimo, perwakilan KBRI Dili.

3. Imbauan Bakamla

IMG_20260109_141023.jpg
Nelayan NTT terdampar di Timor Leste kembali dipulangkan. (Dok Bakamla Kupang)

Kepala Stasiun Bakamla Kupang, Mayor Yeanry M. Olang, mengatakan pihaknya sebelumnya menerima laporan kapal nelayan hilang kontak.

“Setelah koordinasi dengan SAR dan keluarga, kami mendapat informasi bahwa para nelayan telah diselamatkan di perairan Timor Leste. Kami langsung berkoordinasi dengan KBRI Dili untuk proses pemulangan,” jelasnya.

Selanjutnya, keenam nelayan dibawa kembali ke Kupang sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing. Ia pun mengimbau para nelayan agar lebih memperhatikan kelayakan kapal sebelum melaut, termasuk kesiapan mesin, alat navigasi, komunikasi, serta pembaruan informasi cuaca dari BMKG.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More

Pansel Serahkan Hasil ke Gubernur NTB, Dua Calon Sekda "Impor" Masuk 3 Besar

09 Jan 2026, 19:57 WIBNews