Kupang, IDN Times - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto mengungkapkan warga Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) ketakutan dengan adanya isu gempa susulan yang lebih besar dari magnitudo 7,7 dan tsunami yang beredar di media sosial.
Apalagi, gempa susulan terus menerus terjadi. Hingga Selasa (25/8/2026) pukul 17.00 WIB, BNPB mencatat sebanyak 7.297 gempa susulan di wilayah Flores. Dari jumlah itu, tercatat sebanyak 143 gempa susulan yang dirasakan masyarakat.
"Karena gempa susulan banyak, mereka ketakutan dan ada beberapa isu dari media sosial akan ada gempa susulan lebih besar bahkan tsunami. Ini terus kami perangi, gotong-royong semua unsur untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat," kata Suharyanto saat melaporkan kondisi terkini penanganan gempa Flores NTT kepada Presiden Prabowo Subianto di Nagekeo, Rabu (26/8/2026).
