Keluarga Pelatih Valencia Ikhlas, Pencarian Tim SAR Resmi Dihentikan

- Bupati Manggarai Barat menyampaikan duka cita atas tragedi yang menimpa keluarga Fernando.
- Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere menyatakan operasi pencarian bisa kembali dibuka bila ada petunjuk penting lainnya lagi.
- Duta Besar Spanyol dan Uruguay mengapresiasi upaya maksimal yang telah dilakukan oleh seluruh unsur SAR gabungan, serta keluarga korban yang telah mengikhlaskan anaknya yang belum ditemukan.
Kupang, IDN Times - Operasi pencarian Tim SAR Gabungan terhadap satu WNA Spanyol korban KM Putri Sakinah resmi dihentikan, Jumat (9/1/2025), 15.00 WITA. Keluarga korban menyatakan ikhlas dengan hasil pencarian selama 15 hari yang juga telah tiga kali diperpanjang ini.
Korban terakhir yang belum ditemukan ini merupakan anak dari pelatih tim sepak bola wanita klub Valencia Fernando Martin. Ia tenggelam bersama tiga korban lainnya pada 26 Desember 2026, Ketiga korban lainnya sudah ditemukan, termasuk Fernando.
1. Bupati sampaikan belasungkawa

Bupati Manggarai Barat Edi Stasius Endi menyampaikan duka cita atas tragedi yang menimpa keluarga Fernando. Ia mengungkapkan ini saat memimpin penutupan operasi di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Untuk keluarga korban saya atas nama pribadi dari hati yang paling dalam turut berduka cita atas kejadian ini.” ujar Edi.
Ia sebelumnya mengapresiasi jasa dan kerja Tim SAR Gabungan dalam pencarian korban KM Putri Sakinah yang harus berhadapan kondisi cuaca dan alam yang juga mengancam nyawa.
2. Operasi bisa kembali dibuka

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Fathur Rahman selaku SMC (SAR Mission Coordinator) menyatakan operasi pencarian bisa kembali. Itu jika di kemudian hari ditemukan petunjung penting.
"Apabila di kemudian hari terdapat tanda-tanda penemuan korban maka operasi SAR dapat dibuka kembali," ujarnya.
Ia mengapresiasi seluruh kerja tim dalam pencarian sepanjang 15 hari berturut-turut dengan segala kompetensi, peralatan sonar, hingga penambahan tim penyisiran dan penyelam. "SAtu WNA Spanyol belum bisa ditemukan dan dinyatakan hilang," katanya.
3. Keluarga tabur bunga di laut

Kepala Bidang Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra menyampaikan Duta Besar Spanyol dan Uruguay juga mengapresiasi upaya maksimal yang telah dilakukan oleh seluruh unsur SAR gabungan. Ia juga menyebut orang tua korban yang masih berada di Labuan Bajo telah mengikhlaskan anaknya yang belum ditemukan. Keluarga juga mengapresiasi seluruh ikhtiar kemanusiaan, termasuk prosesi tabur bunga di lokasi kejadian.
Kecelakaan laut KM Putri Sakinah sendiri menyebabkan empat warga Spanyol sempat hilang. Tiga orang di antaranya ditemukan tak bernyawa, sementara satu belum ditemukan. Dalam tragedi ini, Polda NTT telah menetapkan dua orang tersangka yakni nahkoda dan kru kamar mesin.

















