Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kebakaran Hebat di Kantor DPPKB Dompu, 5 Mobil Pemadam Dikerahkan
Foto kantor DPPKB Dompu saat terbakar (Dok/Istimewa)

Dompu, IDN Times - Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) hangus terbakar, Kamis dini hari (10/10/2024). Kebakaran kantor yang terletak di jalan Mahoni Kelurahan Dorotangga Kecamatan Dompu itu terjadi sekitar pukul 02.05 Wita.

"Iya, benar kantor DPPKB terbakar, hampir seluruh bagian ruangan serta isinya sudah terbakar," kata Sekda Kabupaten Dompu, Gatot Gunawan dikonfirmasi, Kamis pagi (10/10/2024).

1. Kebakaran pertama kali dilihat warga yang yang nongkrong

Foto kerumunan warga saat melihat kantor DPPKB Dompu yang terbakar (Dok/Istimewa)

Gatot mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang sedang nongkrong di taman dekat Hotel Adhyaksa. Mereka melihat api yang sedang menjalar pada bagian atap bangunan gedung. 

"Awalnya api dilihat oleh warga yang sedang nongkrong di taman Hotel Adhyaksa sekitar kantor," bebernya.

Selanjutnya, mereka bergegas ke dalam kantor untuk membangunkan penjaga kantor yang sedang tertidur. Kebakaran tersebut kemudian dilaporkan ke petugas Damkar pemerintah kabupaten (Pemkab) Dompu.

"Mereka kemudian menghubungi petugas Damkar untuk melaporkan kejadian tersebut,"terangnya.

2. Lima mobil pemadam turun padamkan api

Petugas pemadam kebakaran Kota Makassar memadamkan api di salah satu rumah warga beberapa waktu lalu/Istimewa

Tidak lama setelah itu, empat unit mobil Damkar Pemkab Dompu langsung dikerahkan dan tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 02.25 Wita. Kemudian pemadaman turut dibantu juga oleh satu unit mobil water canon Polres Dompu.

"Proses pemadaman dan pendinginan berkahir sekitar pukul 04.00 Wita," jelas dia.

3. Diduga akibat arus pendek

ilustrasi periksa tegangan listrik (pexels.com/Pixabay)

Gatot belum mengetahui pasti penyebab kebakaran kantor DPPKB Dompu tersebut, namun dugaan sementara akibat arus pendek. Demikian juga dengan taksiran kerugian, saat ini masih dilakukan pendataan oleh petugas di lapangan.

"Belum tahu total kerugiannya, saat ini masih dilakukan pendataan oleh petugas di lapangan," pungkasnya.

Editorial Team