Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Gubernur Iqbal Janji Realisasikan Proyek Bypass Lembar-Kayangan

Jalan Bypass Mandalika. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Jalan Bypass Mandalika. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal berjanji akan merealisasikan proyek bypass Lembar - Kayangan di masa pemerintahannya lima tahun mendatang. Proyek jalan bypass Lembar - Kayangan direncanakan menjadi jalan port to port yang menghubungkan Pelabuhan Lembar di Lombok Barat menuju Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur.

"Itu tetap menjadi salah satu program unggulan. Tapi timeline-nya panjang, terlalu dini untuk beri pernyataan sekarang. Apa yang sudah kita janjikan tetap kita perjuangkan," kata Iqbal usai menyampaikan pidato perdana sebagai Gubenur NTB 2025-2030 di Kantor DPRD NTB, Rabu (5/3/2025) petang.

1. Jalan nasional Mataram-Lombok Timur sudah padat

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. (dok. Istimewa)
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. (dok. Istimewa)

Iqbal menjelaskan jalan nasional dari Kota Mataram hingga Lombok Timur sudah cukup padat. Sehingga pembangunan jalan bypass Lembar - Kayangan sangat dibutuhkan untuk kelancaran arus transportasi dari Kota Mataram hingga Lombok Timur.

"Justru karena itu (sudah padat) kita buat program itu. Tetapi timeline-nya ada," jelasnya.

Terkait sumber pendanaan, mantan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri ini mengatakan sedang memikirkan skema yang tepat di tengah efisiensi anggaran pemerintah. Dia mengatakan tetap berkoordinasi dengan pemerintah untuk merealisasikan proyek bypass Lembar - Kayangan.

2. Pernah bahas dengan Menko Perekonomian

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat bertemu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada Desember 2024. (dok. Istimewa)
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat bertemu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada Desember 2024. (dok. Istimewa)

Sebelum dilantik menjadi Gubenur NTB, Iqbal menemui sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Pada 13 Desember 2024, Iqbal menemui Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta.

Salah satu yang dibahas soal rencana pembangunan jalan port to port dari Pelabuhan Lembar Lombok Barat menuju Pelabuhan Kayangan Lombok Timur atau Jalan Bypass Lembar - Kayangan. Menurutnya, jalan ini untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas barang maupun penumpang.

3. Pemprov NTB lakukan pra FS tahun 2024

Sekda NTB Lalu Gita Ariadi. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Sekda NTB Lalu Gita Ariadi. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Pada APBD 2024, Pemprov NTB mengalokasikan anggaran untuk melakukan pra studi kelayakan atau feasibility study (FS) rencana pembangunan Bypass Lembar-Kayangan sebesar Rp1,5 miliar.

Sekda NTB Lalu Gita Ariadi mengatakan sebenarnya untuk proyek Bypass Lembar - Kayangan sudah terbangun 50 persen.
Dia mengusulkan supaya jalan bypass Bandara Internasional Lombok (BIL) yang sudah terbangun dari Kota Mataram, Lombok Barat sampai Lombok Tengah tinggal dilanjutkan sampai Pelabuhan Kayangan Lombok Timur.

Menurutnya, jalan itu sudah hampir setengahnya terbangun. Tinggal melanjutkan pembangunan dari bypass Mandalika yang terletak di Desa Pengengat Lombok Tengah kemudian ke timur menuju Pelabuhan Kayangan Lombok Timur.

Jika lokasi pembangunannya di daerah selatan Pulau Lombok maka tidak akan banyak merusak daerah pertanian yang subur. Rencana awal, pembangunan jalan Lembar - Kayangan di jalur utara Pulau Lombok, mulai dari Kota Mataram, Lombok Tengah sampai Lombok Timur.

Di daerah utara tersebut merupakan lahan pertanian yang subur. Sehingga alihfungai lahan dikhawatirkan akan masif. Tetapi jika dibangun di jalur selatan Pulau Lombok, biayanya bisa ditekan dan alihfungai lahan bisa diminimalisir. Karena kawasan selatan merupakan lahan pertanian marjinal.

Hasil kajian yang dilakukan Bappeda NTB bersama konsultan beberapa tahun 2016, volume capacity ratio (VCR) atau perbandingan antara volume kendaraan dengan kapasitas jalan di jalur Lembar – Kayangan saat ini sudah berada di angka 0,6 – 0,8. Waktu tempuh di jalur Lembar – Kayangan sekarang sudah sampai 3 jam.

Ruas jalan Lembar - Kayangan merupakan jalur trans nasional Aceh – NTT, bottleneck-nya sekarang berada di Pulau Lombok. Karena di Bali sudah ada jalan tol dan jalan nasionalnya lebar.

Berdasarkan hasil kajian awal yang dilakukan Pemprov NTB pada 2016, pembangunan bypass Lembar – Kayangan membutuhkan anggaran sekitar Rp4,7 triliun.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Muhammad Nasir
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us