Kepala Dikes NTB dr. Lalu Hamzi Fikri. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB dr. Lalu Hamzi Fikri mengatakan pemerintah menargetkan Indonesia bebas AIDS pada tahun 20230. Untuk itu, pihaknya mengajak komunitas bergerak bersama mengakhiri AIDS tahun 2030.
Ia mengajak komunitas atau masyarakat untuk berperan aktif dalam melakukan perubahan, berkontribusi dalam mencegah penularan virus HIV ke orang lain, terutama pasangan. Kemudian memanfaatkan teknologi dalam menyebarkan informasi HIV/AIDS, dan menciptakan generasi bebas stigma.
Berdasarkan data Dikes NTB sejak 2001 sampai September 2023, jumlah kasus HIV sebanyak 1.745 kasus, sedangkan kasus AIDS berjumlah 1523 kasus. Tahun 2023, kasus baru HIV hingga bulan September sebanyak 268 kasus, dan AIDS sebanyak 131 kasus.
Fikri mengungkapkan kasus HIV/AIDS di NTB lebih banyak dialami oleh laki-laki. Apabila dibandingkan dengan penderita perempuan yaitu 7 berbanding 2.
Strategi penanggulangan HIV/AIDS yang dilakukan Pemprov NTB, kata Fikri, antara lain melalui pencegahan dengan penerapan perilaku aman, konseling, edukasi, penatalaksanaan Infeksi Menular Seksual (IMS).
Kemudian pelaksanaan sirkumsisi, pemberian kekebalan HPV, pengurangan dampak buruk bagi penasun (Pengguna Napza Suntik), pencegahan dengan skrining, pemberian ARV profilaksis, melaksanakan uji saring dan penerapan kewaspadaan standar.
"Pencegahan kasus HIV/AIDS di NTB dilakukan pula dengan sosialisasi kepada masyarakat mengenai HIV/AIDS, sekaligus untuk mengetahui sudut pandang masyarakat tentang HIV/AIDS, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil," terangnya.