Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dua Insiden Laut Beruntun Terjadi di NTT dalam Sepekan, Satu Orang Meninggal
Evakuasi nelayan di Kupang yang alami mati mesin. (Dok Basarnas Kupang)
  • Dalam sepekan, dua insiden laut terjadi di perairan NTT: kapal mati mesin di Kupang dan perahu terbalik di Sabu Raijua.
  • Dua pemancing di Perairan Otan berhasil diselamatkan Tim SAR Kupang setelah terombang-ambing beberapa jam akibat kapal mati mesin.
  • Di Sabu Raijua, satu nelayan meninggal dunia dan dua lainnya selamat setelah sampan mereka terbalik karena cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Dua insiden laut terjadi di perairan Nusa Tenggara Timur, yaitu kapal mati mesin di Perairan Otan, Kabupaten Kupang, dan perahu terbalik di Perairan Sabu Besar, Kabupaten Sabu Raijua.
  • Who?
    Insiden melibatkan dua pemancing bernama Adi dan Melan di Kupang serta tiga nelayan termasuk Imanuel Lappa Ga di Sabu Raijua. Tim SAR gabungan dan Basarnas Kupang melakukan pencarian serta evakuasi.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di Perairan Otan, Kabupaten Kupang, dan Perairan Sabu Besar, Kabupaten Sabu Raijua, wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
  • When?
    Peristiwa kapal mati mesin terjadi pada Minggu 24 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WITA. Insiden perahu terbalik dilaporkan pada Selasa 20 Mei 2026 pukul 06.30 WITA.
  • Why?
    Kapal pemancing mengalami kerusakan mesin saat berada di laut. Sedangkan sampan nelayan terbalik akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi yang melanda kawasan tersebut.
  • How?
    Tim Rescue Basarnas bersama unsur gabungan menggunakan KN SAR Antareja 233 melakukan pencarian hingga seluruh korban ditemukan; dua pemancing selamat, satu nelayan meninggal dunia, dan dua lainnya berhasil diselamatkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada dua kejadian di laut NTT. Di Kupang, dua orang mancing naik kapal tapi mesinnya rusak dan mereka terapung lama di laut. Tim SAR datang cepat dan menolong mereka, semua selamat. Di Sabu Besar, tiga nelayan kapalnya terbalik karena ombak besar. Dua orang selamat, satu meninggal, dan semua sudah ditemukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kupang, IDN Times - Dalam sepekan terakhir, dua insiden laut terjadi di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan berhasil ditangani Tim SAR gabungan. Insiden terbaru terjadi di Perairan Otan, Kabupaten Kupang, berupa kapal yang mengalami mati mesin. Sebelumnya, sebuah perahu terbalik di Perairan Sabu Besar, Kabupaten Sabu Raijua.

Insiden di Perairan Otan dialami dua orang pemancing, sementara kecelakaan laut di Perairan Sabu Besar melibatkan tiga nelayan. Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam operasi penyelamatan yang dilakukan tim SAR gabungan.

1. Terombang-ambing beberapa jam

Evakuasi nelayan di Kupang yang alami mati mesin. (Dok Basarnas Kupang)

Untuk di Perairan Otan Kabupaten Kupang, diketahui para korban terombang-ambing di lautan selama beberapa jam karena kapal yang mati mesin. Dua korban yakni Adi (46), warga Oesapa Barat, dan Melan (26), warga Noelbaki.

Kapal keduanya mengalami mati mesin sejak pukul pukul 03.00 WITA pada Minggu (24/5/2026). Sebelumnya mereka berangkat melaut sejak Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 09.00 WITA dari Pantai Kelapa Lima, Kota Kupang.

Akibat peristiwa itu, korban Adi melapor dan meminta bantuan dari Tim SAR untuk mengevakuasi mereka yang telah terombang-ambing beberapa jam. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel mengatakan timnya langsung merespons dan mencari pada korban.

2. Dua nelayan selamat

Evakuasi nelayan di Kupang yang alami mati mesin. (Dok Basarnas Kupang)

Ia menyebut Tim Rescue Basarnas Kupang bergerak bersama ABK KN SAR Antareja 233 ke lokasi kejadian pada pukul 08.05 WITA dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 09.40 WITA.

"Sehingga pencarian langsung dilakukan," kata dia.

Dalam operasi ini 24 personel yang diterjunkan dengan dukungan unsur gabungan dari Bakamla Kupang, KSOP Kupang, dan KKP Kupang.

"Kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada pukul 10.55 WITA. Mereka kemudian dievakuasi ke KN SAR Antareja 233 sebelum dibawa menuju Pelabuhan Navigasi Kupang. Seluruh korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Mexianus.

3. Satu nelayan meninggal dunia

Seorang nelayan tak berhasil selamat dalam insiden kapal terbalik di Sabu. (Dok Basarnas Kupang)

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang menerima laporan dari BPBD Sabu Raijua soal terbaliknya sampan yang ditumpangi tiga nelayan. Laporan ini diterima pada Selasa (20/5/2026) pukul 06.30 WITA.

Sampa ini terbalik akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi sejak pukul 00.05 WITA setelah mereka melaut dari 20.00 WITA Senin (19/5/2026). Dalam insiden ini dua korban lebih dahulu ditemukan. Satu korban selamat dan satu lainnya ditemukan meninggal dunia.

Sementara seorang nelayan bernama Imanuel Lappa Ga (56), warga Desa Lobohede, sempat dinyatakan hilang dan masuk dalam pencarian Tim SAR gabungan. Ia kemudian ditemukan dengan selamat pada Selasa pagi sekitar pukul 09.10 WITA.

Editorial Team