Lombok Timur, IDN Times – Banyaknya sekolah yang rusak akibat bencana di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menjadi perhatian serius anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lotim. Apalagi saat ini sedang masa efisiensi anggaran, sehingga sangat kecil kemungkinan pemerintah pusat akan membantu.
Wakil Ketua DPRD Lotim, Waes Al Qarni, mendorong agar dilakukan relokasi anggaran yang telah tertuang dalam dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 untuk memprioritaskan pembangunan sekolah yang rusak.
Menurutnya, dalam dokumen perencanaan anggaran 2025, telah dialokasikan dana untuk pembangunan fisik sekolah, termasuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Dasar (SD), dan Taman Kanak-kanak (TK).
