Diperkirakan 3,5 Juta Pemudik, Jalur Mudik di NTB Mantap 98 Persen

Mataram, IDN Times - Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkirakan jumlah pemudik pada lebaran 2023 sebanyak 3,5 juta orang. Selain masyarakat yang mudik, diperkirakan banyak wisatawan yang akan berlibur ke NTB pada momen libur panjang lebaran 2023.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB menyebut tingkat kemantapan jalan nasional yang menjadi jalur mudik di NTB mencapai 98 persen. Sedangkan tingkat kemantapan jalan provinsi mencpai 85 persen.
"Kemantapan jalan nasional 98 persen sedangkan jalan provinsi 85 persen. InsyaAllah sangat siap untuk mudik lebaran tahun 2023," kata Kepala Dinas PUPR NTB Ridwan Syah dikonfirmasi di Mataram, Senin (10/4/2023).
1. Beberapa titik jalur mudik di Pulau Sumbawa rawan longsor

Berdasarkan data Kementerian PUPR, jalan nasional di NTB sepanjang 601,83 Km. Dengan rincian Pulau Lombok sepanjang 120,39 Km dan Pulau Sumbawa 481,44 Km. Berdasarkan arahan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Dinas PUPR NTB diminta memastikan kesiapan jalur mudik lebaran 2023.
Dikatakan, BPJN sudah melakukan identifikasi dan mereka memastikan seluruh ruas jalan nasional di NTB sudah siap untuk mudik lebaran 2023. Tetapi ada beberapa titik ruas jalan nasional di Pulau Sumbawa yang rawan terjadi tanah longsor, seperti Jalan Lintas Sumbawa - Dompu yang berada di Nangatumpu.
Sedangkan di Pulau Lombok, ruas jalan Suela - Sembalun Lombok Timur dan ruas jalan Rembiga - Pemenang tepatnya di Pusuk Lombok Utara yang rawan longsor. Kemudian beberapa ruas jalan provinsi seperti Lunyuk Sumbawa juga rawan terjadi longsor.
"Barusan kami rapat, kita akan memasang rambu-rambu pengaman untuk memastikan semua pengguna jalan aman dan nyaman melewati ruas jalan dan jembatan yang ada, baik jalan nasional dan provinsi," terangnya.
Pada ruas jalan nasional dan ruas jalan provinsi yang menjadi jalur mudik rawan longsor, kata Ridwan, disiagakan alat berat. Sehingga ketika terjadi longsoran, langsung dapat dilakukan pembersihan menggunakan alat berat.
"Makanya kita terus koordinasi dengan BMKG. Karena informasi tentang cuaca dari BMKG. Itu terus kita update dan koordinasi. Sejauh ini kita terus mencatat beberapa lokasi yang kemungkinan terjadi longsor. Tapi sampai hari ini masih aman," tambah Ridwan.
2. Jalur mudik di Pulau Lombok rawan kemacetan akibat pasar tumpah

Ridwan mengatakan puncak arus mudik di NTB diperkirakan pad H-5 sampai H-3 lebaran. Sedangkan puncak arus balik lebaran diperkirakan H+3 sampai H+5 lebaran. Di Pulau Lombok, ada sejumlah titik yang rawan terjadi kemacetan saat arus mudik dan balik lebaran 2023.
Karena adanya aktivitas pasar tumpah mulai dari Lombok Barat sampai Lombok Timur yang terdapat di sejumlah titik. Di Lombok Barat, kemacetan berpotensi terjadi di pasar tumpah Keru, Narmada. Sedangkan di Lombok Tengah, ada pasar tumpah di Kopang dan Jelojok.
Sementara di Lombok Timur, ada pasar tumpah di Sikur, Paokmotong, Masbagik dan Aikmel. Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan, Ridwan mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan.
"Tugas kami menyiapkan infrastrukturnya, memastikan jalan dan jembatan dalam kondisi baik. Kalaupun ada pekerjaan konstruksi tetap diantisipasi supaya tidak mengganggu arus mudik," tandasnya.
3. Jumlah pemudik diperkirakan 3,5 juta orang

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB Lalu Moh. Faozal menyebutkan jumlah pemudik pada lebaran 2023 di NTB diperkirakan sebanyak 3,5 juta orang. Faozal menjelaskan jumlah itu termasuk perkiraan wisatawan yang berlibur ke NTB saat momen libur panjang lebaran 2023.
Faozal mengatakan bahwa pintu utama masuk NTB seperti Bandara Internasional Lombok dan Pelabuhan Lembar harus benar-benar melakukan persiapan. "Pemerintah sekarang tidak ada pembatasan perjalanan. Ketika libur lebaran dengan durasi waktu cukup panjang, berarti ada tiga skenario perjalanan di NTB," kata Faozal.
Pertama, penyiapan moda transportasi untuk masyarakat yang khusus mudik lebaran ke NTB. Biasanya mereka menggunakan kendaraan pribadi menggunakan moda transportasi laut dan moda transportasi udara.
Kedua, penyiapan moda transportasi bagi mereka yang datang ke NTB untuk berwisata. Karena ada libur panjang lebaran, maka wisatawan diperkirakan banyak berlibur ke NTB.
"Transportasi yang kita siapkan harus betul-betul standar. Travel harus siap, moda transportasi untuk berwisata harus oke," ujarnya.
Ketiga, lanjut Faozal, penyiapan transportasi logistik. Karena terhambatnya distribusi logistik dapat menjadi penyumbang inflasi. Apalagi menjelang lebaran, kebutuhan bahan pokok pasti meningkat Untuk itu, kendaraan logistik diutamakan menjelang lebaran.
"Tapi menjelang H-5 lebaran, kita sudah membatasi kendaraan logistik untuk ke kendaraan penumpang," terang Faozal.
![[QUIZ] Merasa Tak Berarti? Temukan Kembali Nilai Dirimu Lewat Kuis Ini!](https://image.idntimes.com/post/20251030/pexels-matilda-wormwood-7485422_b8f833a7-9e2c-4c3f-aae6-55d9a1a3d757.jpg)
![[QUIZ] Sudah Dewasa Beneran atau Cuma Bertambah Umur? Cek Lewat Kuis Ini!](https://image.idntimes.com/post/20251031/pexels-meijiiiiii-1638391_ace95ce8-3a4e-4021-ba7b-d4a1f9b7de3c.jpg)
![[QUIZ] Masih Mesra atau Mulai 'Hambar'? Uji Hubunganmu di Sini!](https://image.idntimes.com/post/20251031/pexels-gustavo-fring-6870553_0f4abae3-09c4-4939-9b15-e8602aa3cf00.jpg)
![[QUIZ] Cintamu Masih Kuat atau Mulai Pudar? Cari Tahu Lewat Kuis Ini!](https://image.idntimes.com/post/20251031/pexels-rdne-5616189_99a4b690-5e38-433c-ae96-c913f2e48aee.jpg)
![[QUIZ] Mungkin ini Alasan yang Diam-Diam Kamu Rasakan saat Ingin Hilang Sejenak](https://image.idntimes.com/post/20251029/pexels-karola-g-7272851_ab4e8ca3-889d-4bac-9858-1e12990952bf.jpg)














