Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat dalam tinjauan dampak gempa di Nagekeo. (YouTube/Sekretariat Presiden)
Menanggapi laporan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah pusat siap membantu pemerintah daerah menyediakan gudang dan stok logistik kebencanaan.
Prabowo menilai pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota semestinya memiliki persediaan makanan dan kebutuhan dasar untuk menghadapi kondisi darurat.
"Jadi saran Anda BPBD tingkat provinsi punya gudang makanan sendiri? Nanti kabupaten juga punya sendiri? Nanti kita bantu tiap provinsi biar gubernur punya gudang dan persiapan makanan, sama juga dengan bupati," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, gubernur dan bupati seharusnya memiliki cadangan logistik sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi bencana. Jika pemerintah daerah belum memiliki inisiatif tersebut, pemerintah pusat akan membantu menyiapkannya.
Gubernur NTT Melki Laka Lena yang hadir dalam rapat tersebut mengakui kondisi keterbatasan logistik di daerah.
Melki mengatakan, setelah gempa terjadi, Pemprov NTT langsung berkoordinasi dengan BNPB dan menggunakan sumber daya masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak.
Pemprov NTT, kata dia, menerapkan skema pembayaran setelah barang kebutuhan masyarakat dikeluarkan oleh toko atau kios yang membantu penyediaan logistik.
"Dan syukur kepada Tuhan, di daerah-daerah sulit seperti Palue mereka bantu," kata Melki.
Pemerintah pusat dan daerah selanjutnya akan memperkuat kesiapan logistik agar bantuan dasar dapat segera disalurkan kepada masyarakat pada fase awal ketika bencana kembali terjadi.