Jalan menuju kawasan Mandalika yang tertimbun material longsor. (dok. Istimewa)
Selain banjir, bencana tanah longsor juga terjadi di Desa Pandan Indah, Kecamatan Praya Barat, yang berdampak pada satu kepala keluarga. Sedangkan angin puting beliung merusak rumah warga di tiga lokasi berbeda.
Antara lain di Kecamatan Batukliang Utara, satu rumah warga di Desa Seteling dilaporkan rusak. Kemudian di Kecamatan Praya, satu rumah warga di Kelurahan Praya mengalami kerusakan. Sedangkan di Kecamatan Pujut, satu unit bangunan toko di Desa Kuta mengalami kerusakan akibat hantaman angin kencang.
Dia mengatakan anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD tengah berada di lapangan untuk mendata kerusakan dan memastikan keselamatan warga. Selain itu, tim logistik telah dikerahkan ke lokasi dengan membawa bantuan peralatan berupa 3 unit tenda, lampu penerangan, perahu untuk evakuasi, genset, dan alas tidur.
Kemudian bantuan awal berupa mie instan telah dikirimkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga di pengungsian. Sadimin mengingatkan masyarakat bahwa NTB saat ini berada di puncak musim hujan.
Potensi hujan intensitas tinggi diprediksi masih akan terjadi hingga akhir Februari 2026. Masyarakat diminta untuk terus waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, angin kencang, dan tanah longsor yang dapat terjadi secara tiba-tiba.