Dampak Bibit Siklon, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di NTT

Kupang, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama 18 - 20 Januari 2026. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang juga dapat disertai petir dan angin kencang.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenotek, menjelaskan potensi cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh menguatnya Monsun Asia serta adanya dua Bibit Siklon Tropis.
1. Monsun Asia dan Bibit Siklon 97S di Australia

Pantauannya, terdapat Bibit Siklon Tropis 96S di selatan Jawa Timur dan Bibit Siklon Tropis 97S di Australia bagian utara yang bergerak ke arah barat. Bibit Siklon Tropis di wilayah Australia ini yang berpotensi berkembang menjadi siklon tropis.
“Serta terpantau menguatnya Monsun Asia sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah NTT,” ujar Sti Nenotek dalam keterangan tertulis BMKG, Minggu (18/1/2026).
Kondisi ini yang juga memicu daerah belokan, perlambatan, dan pertemuan angin di wilayah NTT, yang diperkuat dengan aktifnya Gelombang Atmosfer Low serta Madden Julian Oscillation (MJO).
2. Waspada bencana hidrometeorologi

BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem ini terutama terhadap hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang. Dampak cuaca ini yaitu berpotensi terjadinya banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan kerusakan bangunan.
“Kami mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,” tegas Sti Nenotek.
BMKG El Tari Kupang juga mengajak masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca terkini melalui layanan informasi 24 jam di nomor (0380) 881613, WhatsApp 0811-3940-4264, serta aplikasi Info BMKG yang tersedia di App Store dan Play Store.
3. Wilayah terdampak hujan deras dan angin kencang

Sti merinci wilayah terdampak hujan sedang hingga lebat pada 18 Januari 2026 ialah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Alor, Belu, Malaka, Timor Tengah Selatan (TTS), Rote Ndao, Kota Kupang, dan Kabupaten Kupang.
Pada hari yang sama angin kencang juga berpeluang terjadi di Ende, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Sumba Timur.
Sementara di 19 Januari 2026, potensi hujan lebat bisa meluas ke Manggarai Barat, Ende, Flores Timur, Alor, Belu, Timor Tengah Utara (TTU), Malaka, TTS, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.
Angin kencang juga berpotensi terjadi di tanggal ini di wilayah Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Alor, TTS, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Sumba Timur. Sedangkan pada 20 Januari 2026, angin kencang berpotensi melanda seluruh wilayah NTT.
Sementara pada 20 Januari 2026, hujan lebat diprakirakan terjadi di Manggarai Barat, Sikka, Flores Timur, Alor, Belu, TTU, Malaka, TTS, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Sumba Timur.


















