Kupang, IDN Times - Ratusan petani rumput laut dari 9 desa di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan adanya cairan kental hitam seperti minyak atau oli yang mencemari perairan dan berdampak pada tambak rumput laut mereka.
Camat Semau, Morifali Yulius Enggelbert Mesakh, membenarkan hal tersebut dengan temuan langsung di lapangan pada Pantai Katabak, Pantai Buatuan, dan Pantai Batu Hopong di Desa Huilelotz Cairan hitam itu juga mencapai pesisir Desa Onansila, Letbaun, Uiasa, Hansisi, Uitiuh Ana, Akle, hingga Naikean.
Ia khawatir sebaran cairan hitam tersebut makin menyebar dan merugikan masyarakat l, khususnya petani rumput laut dan ekosistem alam sekitar.
