Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Amankan Rekapitulasi Suara, Kantor KPU Bima Dipagari Kawat Berduri
Kawat berduri yang dipasang di depan Kantor KPU Kota Bima (IDN Times/Juliadin)

Kota Bima, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) gelar rapat pleno terbuka rekapitulasi suara, Kamis (29/2/2024). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor KPU Kota Bima itu dikawal ketat aparat gabungan bersenjata lengkap.

Pantauan langsung di lokasi, di depan Kantor KPU terlihat dipasang puluhan meter kawat berduri. Kemudian personel menempati sejumlah sisi dan beberapa mobil polisi, Dalmas serta mobil Water Canon standby di lokasi.

1. Jurnalis tanpa id card dilarang masuk

Situasi di depan Kantor KPU Kota Bima (IDN Times/Juliadin)

Petugas juga melakukan penyekatan di pintu masuk Kantor KPU Kota Bima. Bagi warga yang tidak berkepentingan dilarang masuk, termasuk jurnalis harus menunjukan id card.

Situasi di depan Kantor KPU masih terlihat lengang. Belum ada simpatisan calon anggota legislatif (Caleg) atau partai politik yang ikut menyaksikan jalannya pleno.

Sementara arus lalu lintas di Jalan Gajah Mada depan Kantor KPU juga masih terpantau normal. Tidak ditemukan plang rekayasa lalu lintas dari pihak Satlantas.

2. 145 aparat gabungan diturunkan

Deretan mobil Polres Bima Kota terparkir di depan Kantor KPU Kota Bima (IDN Times/Juliadin)

Kasubsi Humas Polres Bima Kota, Aipda Nasrun mengatakan, sebanyak 145 aparat gabungan dikerahkan amankan rapat pleno di Kantor KPU Kota Bima. Dalam pengamanan ini, personel yang terdiri dari unsur polisi dan brimob itu dilengkapi senjata lengkap.

"145 aparat gabungan yang dikerahkan amankan rapat pleno di KPU," kata Nasrun dikonfirmasi Kamis siang (29/2/2024).

Ratusan personel tersebut rencananya akan disiagakan di lokasi hingga rekapitulasi suara berakhir. Harapannya, kegiatan itu berjalan lancar, tertib dan berakhir dengan damai.

3. Antisipasi reaksi warga

Situasi halaman Kantor KPU Kota Bima (IDN Times/Juliadin)

Nasrun mengatakan, pengamanan rekapitulasi suara ini diperketat. Puluhan meter kawat berduri dipasang di depan Kantor KPU Kota Bima. Kemudian menyiapkan mobil Dalmas dan Water Canon dan fasilitas penunjang lain.

"Ini hanya sekedar antisipasi kami saja jika terjadinya aksi protes dari warga atau simpatisan Caleg," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article