Kupang, IDN Times - Dinas Peternakan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), melaporkan sebanyak 49 sapi mati mendadak di Desa Tunua, Kecamatan Mollo Utara, yang diduga dipicu kondisi cuaca ekstrem. Kasus serupa juga terjadi di Desa Fatumnasi, Kecamatan Fatumnasi, dengan 10 ekor sapi dilaporkan mati.
"Secara keseluruhan, Dinas Peternakan TTS mencatat sekitar 59 ekor sapi mati di dua desa tersebut," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan TTS, John Banunaek, membenarkan kematian tak terduga ini, Jumat (31/7/2026).
Ia menyebut hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari dengan suhu yang turun hingga 7 derajat Celsius memberikan dampak signifikan.
