Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Peran Game dalam Membantu Kamu Mengatasi Kesepian dan Stres

Wanita bermain game.
Ilustrasi Peran Game dalam Membantu Kamu Mengatasi Kesepian dan Stres. (pexels.com/RDNE Stock project)
Intinya sih...
  • Game memberikan rasa terhubung dan kebersamaan
  • Game menjadi ruang aman untuk melepaskan emosi
  • Game memberi rasa kontrol saat hidup terasa kacau
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di tengah tekanan hidup, tuntutan sosial, dan rasa sepi yang sering datang tanpa disadari, banyak orang mencari cara sederhana untuk bertahan secara emosional. Bagi sebagian orang, bermain game menjadi ruang aman, yaitu tempat untuk beristirahat sejenak dari pikiran yang penuh dan perasaan yang sulit dijelaskan.

Secara psikologis, game bukan hanya soal hiburan atau kompetisi. Di dalamnya ada rasa terhubung, kontrol, dan pelarian sementara dari stres. Meski tidak selalu menjadi solusi jangka panjang, game dapat memainkan peran penting dalam membantu seseorang mengatasi kesepian dan tekanan emosional, jika digunakan secara sadar dan seimbang.

Berikut 5 peran game dalam membantu kamu mengatasi kesepian dan stres.

1. Game memberikan rasa terhubung dan kebersamaan

Ilustrasi hal yang diam-diam mampu meningkatkan kreativitas kamu. (pexels.com/Vlada Karpovich)
Ilustrasi hal yang diam-diam mampu meningkatkan kreativitas kamu. (pexels.com/Vlada Karpovich)

Banyak game modern memungkinkan pemain berinteraksi, bekerja sama, dan berkomunikasi dengan orang lain. Bagi mereka yang kesulitan bersosialisasi di dunia nyata, interaksi virtual ini menjadi jembatan untuk merasa ditemani dan dipahami.

Secara psikologis, rasa terhubung atau sense of belonging adalah kebutuhan dasar manusia. Ketika game mampu memenuhi kebutuhan ini, kesepian yang dirasakan bisa berkurang, meskipun interaksinya terjadi di dunia digital.

2. Game menjadi ruang aman untuk melepaskan emosi

Wanita bermain game.
Ilustrasi Peran Game dalam Membantu Kamu Mengatasi Kesepian dan Stres. (pexels.com/RDNE Stock project)

Game sering kali menyediakan ruang di mana seseorang bisa menyalurkan emosi tanpa takut dihakimi. Kekesalan, kelelahan, atau tekanan bisa dilepaskan melalui aktivitas bermain, fokus pada misi, atau tantangan tertentu.

Dalam psikologi, ini dikenal sebagai emotional release. Selama dilakukan dengan batas yang sehat, game dapat membantu menurunkan intensitas stres dan memberi jeda emosional dari realitas yang melelahkan.

3. Game memberi rasa kontrol saat hidup terasa kacau

Seorang wanita sedang memainkan handphonenya.
Ilustrasi Hal yang Dialami Seorang Ambivert saat Menjelang Tahun Baru. (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Stres sering muncul ketika seseorang merasa tidak memiliki kendali atas hidupnya. Game, dengan aturan dan tujuan yang jelas, memberi ilusi sekaligus pengalaman kontrol yang nyata, yaitu sesuatu yang sering hilang dalam kehidupan sehari-hari.

Rasa mampu mengendalikan situasi, meski di dunia virtual, dapat meningkatkan perasaan kompeten dan percaya diri. Ini membantu menenangkan pikiran yang dipenuhi ketidakpastian dan kecemasan.

4. Game menjadi distraksi sehat dari pikiran negatif

Bermain game.
Ilustrasi Tanda kalau Bermain Game Mulai Menjadi Masalah Psikologis. (pexels.com/JESHOOTS.com)

Kesepian dan stres sering diiringi oleh pikiran negatif yang berulang. Game membantu mengalihkan fokus otak dari ruminasi menuju aktivitas yang menuntut perhatian dan keterlibatan penuh.

Secara kognitif, distraksi ini memberi otak waktu untuk beristirahat dari beban mental. Ketika pikiran tidak terus-menerus terjebak dalam kekhawatiran, tingkat stres pun dapat menurun.

5. Game membantu membangun rutinitas dan makna sementara

Wanita sedang main game.
Ilustrasi Alasan Mengapa Kalah Main Game Bisa Membuat Emosi Meledak. (pexels.com/RDNE Stock project)

Bagi sebagian orang, terutama yang sedang kehilangan arah, game memberikan struktur harian, seperti ada target, progres, dan pencapaian. Hal ini bisa menjadi jangkar psikologis di tengah hari-hari yang terasa kosong.

Meskipun makna yang diberikan bersifat sementara, pengalaman merasa “berarti” ini dapat membantu seseorang bertahan secara emosional. Namun, penting untuk tidak menjadikan game satu-satunya sumber makna hidup.

Game dapat berperan sebagai alat bantu emosional dalam mengatasi kesepian dan stres, bukan sebagai pengganti hubungan dan penyelesaian masalah di dunia nyata. Ketika digunakan secara sadar, game bisa menjadi teman sementara yang menenangkan. Namun, keseimbangan tetap kunci utama agar game mendukung kesehatan mental, bukan justru menutup kebutuhan emosional yang lebih dalam.

Itulah 5 peran game dalam membantu kamu mengatasi kesepian dan stres.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More

5 Ciri Pola Asuh Otoriter yang Sering Tak Disadari oleh Orangtua

19 Feb 2026, 06:30 WIBNews