Mataram, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB mencatat seluas 17.406,47 hektare kawasan hutan dan lahan di provinsi Nusa Tenggara Barat hangus terbakar dalam tujuh bulan, periode Januari hingga Juli 2026. Berdasarkan data Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD NTB, lonjakan karhutla terjadi pada Juli 2026 dengan luas areal terdampak mencapai 11.625,91 hektare.
Kepala Pelaksana BPBD NTB Sadimin menjelaskan karhutla yang terjadi berada di kawasan hutan dan kawasan areal penggunaan lain (APL). Kebakaran di kawasan hutan pada periode Januari hingga Juli 2026 seluas 10.688,09 hektare. Sedangkan di kawasan APL seluas 6.718,38 hektare.
