Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Warga Suralaga Digegerkan Penemuan Mayat Tersangkut di Dahan Pohon
Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mardya Shakti)

Lombok Timur, IDN Times - Warga Dusun Banjar Manis Selatan, Desa Anjani Lombok Timur (Lotim) NTB, digegerkan dengan kasus penemuan mayat. Kondisi jasad korban ditemukan sudah membusuk, tersangkut pada dahan pohon di tebing sungai dusun setempat sedalam 20 meter, Jumat (3/3/23) sekitar pukul 12.25 Wita.

Jasad korban ditemukan oleh warga setempat setelah mencium bau tak sedap yang cukup menyengat. Saat itu warga setempat tengah mencari burung.

1. Kronologis kejadian

Penulis

Kronologi penemuan mayat tersebut, berawal dari dua warga Banjar Manis yang menyusuri tebing sungai untuk mencari burung. Saat tengah mencari burung, tiba-tiba mencium bau bangkai yang sangat menyengat dari arah bawah dasar tebing.

Saat itu kedua saksi memastikan arah bau tersebut ke bawah, kemudian melihat tubuh manusia dalam posisi terlungkup, tersangkut pada dahan pohon yang tumbuh di bibir tebing yang kedalamannya 20 meter. Kedua saksi melihatnya dari ketinggian sekitar 15 meter dari dasar sungai.

Melihat hal itu, kedua saksi langsung pulang memberitahu warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kepala Wilayah (Kawil) Banjar Manis Selatan yang menerima informasi tersebut, mendatangi TKP, memastikan kebenaran informasi yang diterima dari warganya itu.

Setiba di TKP, Kawil menelepon Polsek Suralaga atas temuan tersebut. Mendapatkan laporan, Polsek Suralaga berkoordinasi dengan Tim SAR dan tim penyelamatan dari Dinas Pemadam Kebakaran Lombok Timur.

Tim dari Polsek, Tim SAR dan Damkarmat tiba di TKP dengan membawa peralatan lengkap. Proses evakuasi jenazah. Setelah beberapa menit kemudian, tim SAR berhasil mengevakuasi jenazah, dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedjono Selong.

2. Korban merupakan warga Bagek Payung

Penulis

Karena tanpa identitas saat ditemukan, Kapolsek Suralaga IPDA Bambang Bambang Supriyanto, melakukan pencarian informasi identitas dan asal korban. Sehingga identitas dan asal korban berhasil diketahui, setelah pihak keluarga korban memastikan pakaian yang dikenakan dan ciri-ciri fisik korban. Tim Inafis Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Timur, melakukan identifikasi di Kamar Jenazah RSUD dr Soedjono Selong.

Setelah ditelusuri, korban merupakan warga Dusun Belet Desa Bagik Payung Kecamatan Suralaga Lombok Timur atas nama Lalu Pastia yang berusia 70 tahun.

3. Keluarga korban terima sebagai musibah

Penulis

Kepada pihak kepolisian, keluarga korban menerima kejadian itu sebagai musibah.

"Keluarga tidak berkeberatan atas meninggalnya korban, sehingga menolak untuk dilakukan autopsi," kata IPDA Bambang Supriyanto, Kapolsek Suralaga.

Keterangan awal keluarga korban lanjutnya, korban diketahui telah pikun, serta kerap meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga. Bahkan sudah beberapa kali korban ditemukan masyarakat berada di desa lain, dan tidak tahu arah pulang. Serta, tidak bisa menjelaskan asal muasalnya.

"Korban diketahui meninggalkan rumah sejak senin (27/2/2023) lalu. Keluarga sudah melakukan upaya pencarian, namun hasilnya nihil. Bahkan keluarga sudah membuat laporan orang hilang di Polsek Suralaga," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorRuhaili -

Related Article