Kronologi penemuan mayat tersebut, berawal dari dua warga Banjar Manis yang menyusuri tebing sungai untuk mencari burung. Saat tengah mencari burung, tiba-tiba mencium bau bangkai yang sangat menyengat dari arah bawah dasar tebing.
Saat itu kedua saksi memastikan arah bau tersebut ke bawah, kemudian melihat tubuh manusia dalam posisi terlungkup, tersangkut pada dahan pohon yang tumbuh di bibir tebing yang kedalamannya 20 meter. Kedua saksi melihatnya dari ketinggian sekitar 15 meter dari dasar sungai.
Melihat hal itu, kedua saksi langsung pulang memberitahu warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kepala Wilayah (Kawil) Banjar Manis Selatan yang menerima informasi tersebut, mendatangi TKP, memastikan kebenaran informasi yang diterima dari warganya itu.
Setiba di TKP, Kawil menelepon Polsek Suralaga atas temuan tersebut. Mendapatkan laporan, Polsek Suralaga berkoordinasi dengan Tim SAR dan tim penyelamatan dari Dinas Pemadam Kebakaran Lombok Timur.
Tim dari Polsek, Tim SAR dan Damkarmat tiba di TKP dengan membawa peralatan lengkap. Proses evakuasi jenazah. Setelah beberapa menit kemudian, tim SAR berhasil mengevakuasi jenazah, dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedjono Selong.