Warga Lotim Temukan Jasad Bayi Laki-laki di Pinggir Sungai Sekarteja

Lombok Timur, IDN Times – Lingkungan Sekarteja, Kelurahan Sekrteja, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki. Bayi tersebut ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di pinggir Kali Koak, lingkungan Sekarteja, pada Jumat (23/1/2026) siang.
Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 11.40 WITA tanpa busana. Ditemukan dalam kondisi terbaring tengkurap di atas tanah berlumpur tanpa dibungkus kain atau apa pun.
1. Kronologi kejadian

Kronologis penemuan bermula saat Salman Alfarizi (20), usai mandi di sumur Koak yang tidak jauh dari lokasi. Dalam perjalanan pulang, ia melihat sesuatu yang awalnya dikira bangkai binatang di dekat kali. Setelah didekati dan disentuh dengan kayu, benda tersebut ternyata adalah tubuh bayi yang sudah berlumuran lumpur.
"Setelah saya balik, ternyata ada bayi yang sudah berlumur lumpur, dalam kondisi telanjang," ujar Salman.
Salman kemudian memanggil warga sekitar menghubungi Kepala Lingkungan setempat kemudian membawa bayi malang tersebut ke Polindes Kelurahan Sekarteja.
2. Diduga sengaja dibuang

Pemeriksaan awal oleh bidan polindes setempat, mengungkapkan bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan berat sekitar 3,7 kilogram dan panjang 59 sentimeter.
"Kondisi mayat bayi saat ditemukan tidak menggunakan pakaian, dengan posisi tengkurap dan tali pusat sudah terpotong," jelas Kasih Humas Polres Lombok Timur, Nicolas Usman.
Diduga, bayi tersebut sengaja dibuang oleh orangtuanya pasca persalinan. Dugaan ini menguat melihat kondisi tali pusat yang disebutkan masih utuh dan panjang.
"Mayat bayi tersebut dimungkinkan sengaja dibuang oleh orangtuanya usai melahirkan karena dilihat dari tali pusat yang sudah di potong," ungkap Nicolas.
3. Lakukan penyelidikan mendalam

Untuk mengetahui penyebab kematian, identitas, serta tempat kelahiran bayi (apakah medis atau non-medis), jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB untuk menjalani pemeriksaan forensik dan otopsi lengkap. Pihak berwajib kini sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kasus tragis ini.
"Kita sedang melakukan penyelidikan mendalam mengungkap siapa pelaku pembuangan ini," pungkas Nicolas.


















