Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Warga Bima Tewas Tertembak saat Bentrok Antar Kampung

Warga Bima Tewas Tertembak saat Bentrok Antar Kampung
Foto pemukiman Desa Renda Kecamatan Belo Kabupaten Bima (sumber/google maps)
Share Article

Bima, IDN Times - Bentrok antar kampung melibatkan warga Desa Cenggu dan Renda di Kecamatan Belo Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dilaporkan berujung korban jiwa, Sabtu (23/12/2023) pukul 23.00 Wita. Satu orang warga Desa Renda diduga tertembak dalam penanganan Puskesmas Ngali. 

Camat Belo Ruyani membenarkan adanya aksi bentrok warga Desa Renda dan Cenggu pada malam itu. "Iya bentrokan terjadi tadi malam antara warga Desa Cenggu dan Renda," katanya dikonfirmasi lewat telepon pada Minggu 24 Desember 2023. 

1. Berawal dari kasus pelemparan rumah

Ilustrasi penembak. (Unsplash.com/Bro Takes Photos)
Ilustrasi penembak. (Unsplash.com/Bro Takes Photos)

Ruyani belum memastikan penyebab dari aksi bentrok antar desa ini. Namun dari keterangan yang diperoleh, berawal dari pelemparan salah satu rumah warga Desa Cenggu.

"Informasi sementara, dipicu pelemparan rumah milik warga Desa Cenggu oleh orang tak dikenal dari arah Desa Tente ke Desa Renda," terangnya.

Namun Ruyani tidak mengetahui ada lanjutan bentrokan usai kejadian pelemparan rumah tersebut. Hingga mengakibatkan satu orang warga Desa Renda meninggal dunia.

"Ada 1 warga dari Desa Renda yang meninggal," jelasnya.

2. Tiba di puskesmas korban dalam kondisi meninggal

TEMPO.CO, Jakarta
TEMPO.CO, Jakarta

Kepala Puskesmas Ngali Umratun pun turut membenarkan adanya korban jiwa tersebut. Pihak puskesmas sempat menangani salah satu korban yang tiba dalam kondisi sudah meninggal dunia. Dugaan sementara karena mengalami luka tembak. 

Jasadnya belum sempat diperiksa karena langsung dibawa pulang oleh keluarganya ke rumah duka di Desa Renda.

"Tiba di Puskesmas Ngali, korban dalam kondisi meninggal. Kita belum sempat visum maupun periksa, jenazahnya langsung dibawa kembali oleh keluarga," jelasnya. 

3. Polisi benarkan ada korban jiwa

Foto sejumlah petugas saat menghalau warga Desa Renda dan Cenggu yang terlibat saling serang (Dok/Istimewa)
Foto sejumlah petugas saat menghalau warga Desa Renda dan Cenggu yang terlibat saling serang (Dok/Istimewa)

Sementara itu, Kapolsek Belo Ajun Komisaris Polisi Ilham mengakui adanya peristiwa bentrok massa antar Desa Renda dan Cenggu. Polisi belum mengungkapkan secara detail peristiwa rusuh massa ini. 

"Iya benar ada bentrokan dan ada korban jiwa. Sekarang kami lagi rapat. Tunggu dulu ya," katanya dikonfirmasi IDN Times. 

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang warga Desa Renda dipanah orang tidak dikenal saat melintas di Desa Cenggu pada Senin malam (4/12/2023). Sehari setelah itu, warga Desa Renda melakukan blokade jalan untuk desak polisi agar menangkap terduga pelaku.

Selanjutnya, dua kelompok warga pada dua desa tersebut terlibat bentrok menggunakan senjata tajam (Sajam) Selasa malam (6/12/2023). Akibatnya, satu unit rumah warga Desa Cenggu dibakar massa dan satu orang warga Desa Renda dilarikan ke puskesmas dikenai anak panah.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Juliadin JD
Sri Gunawan Wibisono
Juliadin JD
EditorJuliadin JD

Latest News NTB

See More

Marak Kasus Kekerasan, Kemenag NTB Moratorium Izin Pendirian Ponpes

18 Jun 2026, 19:51 WIBNews