Mataram, IDN Times - Perang di kawasan Timur Tengah antara Israel-AS dan Iran menghantam sektor pariwisata. Di kawasan wisata Gili Trawangan, Meno dan Air (Tramena) Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Asosiasi Hotel Gili atau Gili Hotel Association (GHA), mencatat wisatawan mancanegara yang membatalkan kunjungan sekitar 25 persen akibat perang di Timur Tengah.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan wisatawan mancanegara khususnya dari Eropa yang membatalkan kunjungan memang tak terelakkan. Karena biasanya wisatawan asal Eropa yang berkunjung ke Indonesia transit di negara-negara Timur Tengah.
Namun Iqbal tak mengkhawatirkan dampak konflik di Timur Tengah akan berdampak besar pada sektor pariwisata NTB. Menurutnya, pariwisata NTB didorong oleh kunjungan wisatawan nusantara (Wisnus).
"Kalau kita lihat yang mendorong perekonomian di sektor pariwisata itu lebih banyak wisatawan domestik (nusantara) sebetulnya," kata Iqbal dikonfirmasi di Mataram, Sabtu (7/3/2026).
