Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

SAR dan Tenaga Kesehatan Siap Kawal Keselamatan Pembalap IATC dan WSBK

SAR dan Tenaga Kesehatan Siap Kawal Keselamatan Pembalap IATC dan WSBK
Basarnas simulasikan penanganan rider WSBK di Mandalika/dok. SAR Mataram
Share Article

Lombok Tengah, IDN Times - Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Agus Haryono secara resmi membuka kegiatan Latihan Search and Rescue Daerah (Latsarda) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kuta Mandalika. Lastsarda bertujuan melatih seluruh tim untuk menghadapi Potensi SAR di KEK Mandalika.

Latsarda dilakukan dari semua unsur, yakni TNI, Polri, BMKG, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, RSUP Provinsi NusaTenggara Barat (NTB),  PMI, dan PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).

1.Mobilitas warga meningkat

Mobilisasi wisatawan di KEK Mandalika mulai ramai IDN Times/Ahmad Viqi
Mobilisasi wisatawan di KEK Mandalika mulai ramai IDN Times/Ahmad Viqi

Agus Haryono  menjelaskan Latsarda bertujuan untuk menciptakan kesiapsiagaan dalam menghadapi segala potensi bencana. Hal ini juga untuk mengantisipasi mobilitas masyarakat di Mandalika yang diprediksi akan meningkat pada event Idemitsu Asian Talent Cup (IATC) dan event World Superbike (WSBK) di Sirkuit Pertamina Mandalika.

“Ini semata-mata untuk kesiapan kita dalam menghadapi event WSBK yang akan digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika pada tanggal 21 November 2021 ini,” beber Agus, Sabtu (6/11/2021) kemarin.

Event internasional seperti IATC dan WSBK tentu akan meningkatkan mobilitas masyarakat terutama para tamu yang berdatangan ke KEK Mandalika.

“Karena itulah, guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, kami melaksanakan latihan gabungan ini dalam rangka travel warning terkait protokol healthy, safety, and security di Mandalika,” ujarnya.

2.Keselamatan wisatawan menjadi prioritas

Basarnas Simulasikan penanganan SAR di KEK Mandalika pra WSBK/dok. SAR Mataram
Basarnas Simulasikan penanganan SAR di KEK Mandalika pra WSBK/dok. SAR Mataram

Kepala Kantor SAR Mataram, Nanang Sigit PH menjelaskan keselamatan wisatawan yang akan datang ke KEK Mandalika menjadi prioritas utama. Untuk itu, Latsarda bertujuan untuk menjamin pelayanan wisatawan dari aspek kesehatan, keselamatan, dan keamanannya. 

"Kita tunjukkan bahwa KEK Mandalika aman dikunjungi oleh wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri," imbuh Nanang .

Dalam megantisipasi adanya kejadian yang tak terduga seperti bencana, kecelakaan dari para rider yang berlaga di event IATC dan WSBK, Latsarda membuat Tactical Floor Game (TFG) yang dibagi dalam tiga skenario utama.

“Ada tiga skenario dalam latihan gabungan yang akan disimulasikan pada hari Rabu bersama TNI-Polri dan unsur lain,” kata Nanang.

Pada skenario pertama, Latsarda fokus dalam penanganan kecelakaan bus pariwisata. Skenario kedua terkait penanganan kapal tenggelam.

“Dan yang terakhir adalah skenario evakuasi kecelakaan pembalap WSBK di Sirkuit Mandalika,” ujanya.

Untuk memgantisipasi semua kejadian tak teduga itu, SAR Mataram bersama KN SAR Kamajaya mengerahkan peralatan ekstrikasi satu unit helikopter Basarnas Helly Rescue (HR) 3603.

3. 325 nakes RSUDP NTB siap kawal event WSBK dan IATC

Direktur Utama RSUP NTB dr. Lalu Herman Mahaputra IDN Times/Ahmad Viqi Wahyu Rizki
Direktur Utama RSUP NTB dr. Lalu Herman Mahaputra IDN Times/Ahmad Viqi Wahyu Rizki

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi (RSUDP) NTB dr Lalu Herman Mahaputra atau yang biasa disapa dr Jack menjelaskan sebanyak 325 tenaga kesehatan (nakes) ditugaskan khusus untuk mengawal perhelatan balap motor internasional di Mandalika.

Khusus di ring utama , RSUDP NTB menugaskan sedikitnya 50 nakes berupa dokter dan perawat untuk mengawal event balap WSBK dan mengantisipasi kecelekaan para rider.

“Kita juga sudah sediakan 10 mobil ambulance yang standby di dalam ring utama,” kata dr Jack, Minggu (7/11/2021) kepada IDN Times.

Senada dengan dr Jack, Humas Dinas Kesehatan Provinsi NTB Romy membeberkan jumlah nakes yang membantu event WSBK di Sirkuit Mandalika.

“Kita di Dikes Provinsi akan menugaskan sekitar 100 orang nakes, yang bertugas di luar sirkuit,” jelas Romy.

Sisanya bertugas untuk mengawal kru, pembalap, dan penonton. Dr Jack memastikan timnya sudah siap dalam mengawal kesehatan semua pihak yang ada pada event internasional itu.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ahmad Viqi
Linggauni -
Ahmad Viqi
EditorAhmad Viqi

Latest News NTB

See More

Bobot 1,1 Ton, Siloam Jadi Sapi Kurban Prabowo di Masjid Muhammadiyah Kupang

26 Mei 2026, 18:46 WIBNews