Mataram, IDN Times - Pos Pengamatan Gunungapi Rinjani mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Rinjani masih belum dalam keadaan sepenuhnya stabil. Sehingga masih memiliki potensi untuk terjadi letusan secara tiba-tiba meskipun tidak dapat dipastikan kejadiannya.
Pengamat Pos Pengamatan Gunungapi Rinjani Nizwaril Hamdi menyatakan dengan kondisi aktivitas seperti saat ini, jika terjadi letusan, potensi bahaya paling utama diperkirakan berada di area tubuh Gunung Barujari yang berada di dalam kaldera Gunung Rinjani
"Berdasarkan potensi ancaman bahayanya, tingkat aktivitas Gunung Rinjani masih berada dalam level II atau waspada," kata Hamdi, Rabu (6/12/2023).
