Mataram, IDN Times - Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat jumlah produksi jagung pada tahun 2022 sebanyak 2,4 juta ton. Dari produksi sebanyak itu, sebagian besar dikirim ke luar daerah dan diekspor ke luar negeri.
Distanbun Provinsi NTB memastikan petani tidak merambah hutan untuk penanaman jagung. Karena pihaknya, tidak akan memfasilitasi petani bantuan sarana prasarna produksi dan pupuk subsidi.
"Selama ini kita tetap konsisten tidak ada bantuan fasilitasi untuk para petani yang memanfaatkan area bukan peruntukannya (kawasan hutan)," kata Kepala Distanbun Provinsi NTB Fathul Gani dikonfirmasi di Mataram, Kamis (12/1/2023).
