Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Helikopter Dauphin Bolak-balik Evakuasi Korban Gempa Manggarai Timur

Kota Kupang
Helikopter Dauphin Bolak-balik Evakuasi Korban Gempa Manggarai Timur
Proses evakuasi korban gempa Flores dengan cedera tulang dengan helikopter Basarnas. (Dok Basarnas)
  • Tim SAR gabungan memakai Helikopter Dauphin selama dua hari untuk mengevakuasi korban luka berat gempa magnitudo 7,7 di Manggarai Timur ke RSUD Pratama Komodo, Labuan Bajo.
  • Hingga Selasa sore, tujuh korban luka berat, termasuk anak perempuan lima tahun, telah dievakuasi bertahap; Rabu, lansia 77 tahun dengan dugaan patah dasar tengkorak turut diterbangkan.
  • Data sementara mencatat 608 korban di tujuh kabupaten: 70 meninggal, 230 luka berat, dan 308 luka ringan; Manggarai Timur paling terdampak dengan 449 korban.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kupang, IDN Times - Tim SAR gabungan terus mengevakuasi korban gempa bumi dari Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui jalur udara menuju Labuan Bajo. Evakuasi menggunakan helikopter telah berlangsung selama dua hari sejak Selasa (18/8/2026), setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026.

Basarnas mengerahkan Helikopter Dauphin untuk mengangkut korban luka berat dari wilayah terdampak menuju Labuan Bajo. Para korban selanjutnya mendapat penanganan medis di RSUD Pratama Komodo.

Sejumlah korban mengalami patah tulang, dislokasi, hingga trauma pada tulang belakang sehingga membutuhkan penanganan medis segera.

  1. 1. Ada anak lima tahun yang ikut dievakuasi

    Proses evakuasi korban gempa Flores dengan cedera tulang dengan helikopter Basarnas. (Dok Basarnas)
    Proses evakuasi korban gempa Flores dengan cedera tulang dengan helikopter Basarnas. (Dok Basarnas)

    Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi, mengatakan tujuh korban luka berat telah dievakuasi hingga Selasa (18/8/2026) pukul 15.00 WITA.

    "Tiga korban pada kloter pertama yang dievakuasi termasuk seorang anak perempuan berusia 5 tahun," kata Syafi.

    Ketiga korban tersebut merupakan warga Desa Haju Wangi dan Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara. Mereka dievakuasi pada Selasa pagi.

    Sementara itu, kloter kedua membawa empat korban lainnya. Menurut Syafi, proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan korban yang membutuhkan penanganan medis segera.

  2. 2. Nenek 77 tahun alami cedera pada tengkorak

    Proses evakuasi korban gempa Flores dengan cedera tulang dengan helikopter Basarnas. (Dok Basarnas)
    Proses evakuasi korban gempa Flores dengan cedera tulang dengan helikopter Basarnas. (Dok Basarnas)

    Pada Rabu (19/8/2026), Helikopter Dauphin kembali diterbangkan untuk mengevakuasi Adelina Ndimias, perempuan berusia 77 tahun.

    Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, mengatakan Adelina diduga mengalami fraktur basis cranii atau patah tulang dasar tengkorak.

    "Lansia ini diduga mengalami fraktur basis cranii atau patah tulang dasar tengkorak," ujar Yudhi.

    Adelina diterbangkan dari Manggarai Timur menuju RSUD Pratama Komodo dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Dalam penerbangan tersebut, ia didampingi seorang anggota keluarga.

    Yudhi memastikan operasi evakuasi medis akan terus dilakukan untuk membantu warga terdampak yang membutuhkan penanganan segera.

  3. 3. Ratusan korban gempa di tujuh kabupaten

    Proses evakuasi korban gempa Flores dengan cedera tulang dengan helikopter Basarnas. (Dok Basarnas)
    Proses evakuasi korban gempa Flores dengan cedera tulang dengan helikopter Basarnas. (Dok Basarnas)

    Berdasarkan pendataan sementara unsur SAR hingga 18 Agustus 2026 pukul 18.00 WITA, sebanyak 608 korban tercatat terdampak gempa di tujuh kabupaten.

    Dari jumlah tersebut, 70 orang meninggal dunia, 230 orang mengalami luka berat, dan 308 orang mengalami luka ringan.

    Manggarai Timur menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak, yakni 449 orang. Rinciannya, 25 orang meninggal dunia, 182 orang mengalami luka berat, dan 242 orang mengalami luka ringan.

    Sementara itu, korban di wilayah lain tercatat sebanyak 49 orang di Manggarai/Reok, 38 orang di Ngada, 30 orang di Nagekeo, 28 orang di Ende, delapan orang di Manggarai Barat, dan enam orang di Sikka.

    Basarnas menegaskan data tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan proses pendataan, pencarian, evakuasi, serta penanganan korban yang masih berlangsung di lapangan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More