Mataram, IDN Times - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengatakan penyebab banjir bandang yang menerjang wilayah Bima karena kerusakan hutan yang cukup parah. Dari 250 hektare kawasan hutan di Bima, sekitar 75 persen atau 167 ribu hektare dalam kondisi kritis.
"Kalau kita lihat sudah terjadi 167 ribu hektar yang mengalami kerusakan di kawasan hutan. Dari kawasan hutan yang sangat, agak kritis hingga kritis itu seluas 167 ribu hektare," sebut Direktur Eksekutif WALHI NTB Amri Nuryadin dikonfirmasi di Mataram, Selasa (4/2/2025).
