Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

NTB Ekspor Emas dan Perak Senilai Rp4 Triliun pada September 2026

Kota Mataram
3 min read
NTB Ekspor Emas dan Perak Senilai Rp4 Triliun pada September 2026
ilustrasi emas murni (pexels.com/Pixabay)
  • Ekspor NTB September 2026 mencapai 382,77 juta dolar AS, naik 119,36 persen secara tahunan; emas dan perak dari smelter menjadi komoditas terbesar senilai 221,18 juta dolar AS.
  • Tembaga hasil smelter menyumbang 154,59 juta dolar AS atau 40,39 persen ekspor September, dikirim ke Thailand, Tiongkok, Malaysia, Vietnam, dan Taiwan.
  • Total ekspor NTB Januari-September 2026 mencapai 2,07 miliar dolar AS, meningkat 244,23 persen; tujuan utama meliputi Swiss, Uni Emirat Arab, Thailand, Hongkong, dan Tiongkok.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mataram, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor kelompok komoditas perhiasan atau permata berupa emas dan perak merupakan yang terbesar pada September 2026. Ekspor emas dan perak dari NTB ke sejumlah negara mencapai 221,18 juta dolar Amerika Serikat atau sebesar Rp4 triliun lebih dengan kurs rupiah saat ini.

Kepala BPS NTB Wahyudin mengatakan ekspor kelompok komoditas perhiasan atau mutiara sebesar 57,78 persen dari total ekspor NTB bulan September 2026. Nilai ekspor NTB pada bulan September 2026 mencapai 382,77 juta dolar Amerika Serikat atau naik 119,36 persen dibanding ekspor bulan September 2025.

"​Lantas apa yang diekspor? Yang kita ekspor adalah emas dan perak, baik itu ke Swiss, kemudian Uni Emirat Arab maupun Hongkong. Ini yang kita ekspor emas dan perak dari hasil smelter," kata Wahyudin di Mataram, Selasa (3/11/2026).

  1. 1. NTB juga ekspor tembaga senilai Rp2,8 triliun

    Kepala BPS NTB Wahyudin. (IDN Times/Muhammad Nasir)
    Kepala BPS NTB Wahyudin. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Selain emas dan perak, NTB juga mengekspor produk hasil smelter berupa tembaga senilai 154,59 juta dolar Amerika Serikat atau sebesar Rp2,8 triliun lebih pada September 2026. Secara persentase, kata Wahyudin, ekspor tembaga sebesar 40,39 persen dari total nilai ekspor NTB pada September 2026.

    "Yang kita ekspor adalah tembaga dari hasil smelter juga. Itu baik itu di Thailand, Tiongkok, kemudian Malaysia, Vietnam, dan juga Taiwan,"terangnya.

    Ekspor tembaga dari NTB ke luar negeri melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. Sedangkan ekspor emas dan perak melalui Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Ngurah Rai Bali.

  2. 2. NTB ekspor kacang mete ke India dan Vietnam

    Lily Nuryah, pemilik usaha rumahan kacang mete Bunly yang sudah menembus pasar ekspor. Lily merupakan salah satu binaan Rumah BUMN BRI Makassar. (IDN Times/Aan Pranata)
    Lily Nuryah, pemilik usaha rumahan kacang mete Bunly yang sudah menembus pasar ekspor. Lily merupakan salah satu binaan Rumah BUMN BRI Makassar. (IDN Times/Aan Pranata)

    Wahyudin menambahkan, komoditas ketiga terbesar yang diekspor NTB pada September 2026 adalah kacang mete senilai 2,4 juta dolar Amerika Serikat. Komoditas hasil perkebunan ini diekspor ke India dan Vietnam melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

    ​​Kemudian udang kaki putih, fillet guna dan lobster batu senilai 2,13 juta dolar Amerika Serikat. Selian itu, ekspor kendaraan dan bagiannya sebesar 691.432 dolar Amerika Serikat. Selain itu, ekspor udang besar yang sudah diolah senilai 510.000 dollar Amerika Serikat dan komoditas-komoditas lainnya sekitar 1,27 juta dolar Amerika Serikat.

  3. 3. Ekspor NTB sejak Januari-September 2026 mencapai 2,07 miliar dolar Amerika Serikat

    Tambang Amman di Sumbawa Barat. (dok. Amman Mineral)
    Tambang Amman di Sumbawa Barat. (dok. Amman Mineral)

    Dia menyebutkan sejak Januari hingga September 2026, nilai ekspor NTB mencapai 2,07 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp37,6 triliun lebih. Nilai ekspor NTB naik 244,23 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.

    Wahyudin mengatakan ekspor NTB bulan September 2026 yang terbesar ditujukan ke Swiss sebesar 26,68 persen, Uni Emirat Arab 18,84 persen, Thailand 12,67 persen, Hongkong 11,72 persen, Tiongkok 11,12 persen dan negara lainnya sebesar 18,97 persen.

    Dijelaskan, peningkatan nilai ekspor provinsi NTB pada September 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya disebabkan oleh peningkatan ekspor barang non tambang terutama kelompok perhiasan atau permata, tembaga, dan buah-buahan. Ekspor kelompok perhiasan atau permata tertinggi berupa emas dan perak, kelompok tembaga berupa katoda, serta kelompok buah-buahan berupa kacang mete.

Related Articles

See More
NTB Ekspor Emas dan Perak Senilai Rp4 Triliun pada September 2026