Kupang, IDN Times - Para pengusaha pariwisata telah mempertanyakan dan memprotes pembatasan kunjungan turis atau wisatawan jauh sebelum kebijakan itu diberlakukan. Hal tersebut disampaikan oleh pengusaha pariwisata sekaligus Ketua DPD ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) NTT, Oyan Kristian, Jumat (17/4/2026).
Pelaku industri pariwisata, kata dia, telah menyampaikan keberatan dan meminta alasan terkait pembatasan 1.000 turis per hari ke Taman Nasional (TN) Komodo. Keberatan ini disampaikan dalam pertemuan sebelum kebijakan itu diterapkan.
