Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mensos Nyanyi Santai di Rumah Pengasingan Soekarno di Ende NTT

Mensos Nyanyi Santai di Rumah Pengasingan Soekarno di Ende NTT
Mensos Saifullah Yusuf merayakan Hari Lahir Pancasila di Ende NTT. (facebook.com/Melki Laka Lena)
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Mensos Saifullah Yusuf bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena melakukan napak tilas dan bernyanyi di Rumah Pengasingan Soekarno, mengenang sejarah lahirnya Pancasila.
  • Dalam upacara Hari Lahir Pancasila di Ende, Saifullah menyampaikan salam Presiden Prabowo dan mengajak masyarakat mendoakan kesehatan serta kekuatan bagi pemimpin negara tersebut.
  • Saifullah menyalurkan bantuan sosial kepada warga di Pasar Mbongawani dan melanjutkan kunjungan ke beberapa daerah NTT sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah Pancasila.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Kupang, IDN Times - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, membagikan momen kebersamaan dengan Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf di Rumah Pengasingan Soekarno di Ende.

Mensos Saifullah bersama Gubernur Melki dan beberapa pejabat lainnya tampak riang dengan menyanyikan lagu Pancasila Rumah Kita di situs bersejarah tersebut. Dalam video tersebut, Gubernur NTT tampak memimpin para pejabat itu menyanyikan lagu itu.

Momen tersebut diunggah Gubernur NTT Melki Laka melalui akun Facebook resmi miliknya usai perayaan Hari Lahir Pancasila.

1. Lakukan napak tilas

Beberapa pria mengenakan pakaian adat Nusa Tenggara Timur sedang berbincang di dalam ruangan dengan pajangan benda bersejarah.
Mensos Saifullah Yusuf merayakan Hari Lahir Pancasila di Ende. (facebook.com/Melki Laka Lena)

Mensos Saifullah tampak bersama-sama dengan pejabat lainnya bernyanyi. Lagu yang dipopulerkan oleh almarhum Franky Sahilatua ini pun ikut dinyanyikan oleh undangan lainnya.

Para pejabat ini tampak memakai pakaian adat Ende baik Gubernur NTT hingga Mensos RI. Bupati Ende Yosef Badeoda dan Bupati Nagekeo Simplisius Donatus juga tampak mendampingi kedua pemimpin ini.

Mensos Saifullah sendiri hadir di Ende dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila, dan menjadi Inspektur Upacara dalam acara sakral tersebut di Lapangan Pancasila Kota Ende, Senin (1/6/2026). Ia juga bersama pejabat menyempatkan diri melakukan napak tilas di rumah yang menjadi tempat pengasingan Bung Karno di Jalan Perwira, Kelurahan Kota Raja, Ende.

Dalam kesempatan itu Mensos Saifullah menyempatkan diri melihat peninggalan yang ada dalam rumah bersejarah itu seperti naskah drama maupun kamar tidur milik Soekarno.

2. Minta doa untuk Prabowo

Seorang pria mengenakan pakaian adat berbicara di podium pada perayaan Hari Lahir Pancasila di Ende dengan latar peserta upacara.
Mensos Saifullah Yusuf merayakan Hari Lahir Pancasila di Ende. (facebook.com/Melki Laka Lena)

Dalam amanatnya saat memimpin upacara yang dipadati masyarakat Ende, Saifullah menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto. Ia mengajak warga untuk mendoakan Presiden Prabowo Subianto sebagai pemimpin negara saat ini.

"Saya menyampaikan salam Bapak Presiden kepada seluruh masyarakat. Mari kita doakan agar beliau selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk memimpin Indonesia menjadi negara yang semakin maju, makmur, dan sejahtera," ungkap Saifullah saat itu.

Menurutnya, Ende adalah kota dengan nilai historis dan spiritual yang sangat mendalam bagi bangsa Indonesia terutama dalam lahirnya ideologi Pancasila.

3. Lanjutkan kunjungan di NTT

Tiga pria mengenakan pakaian adat dan ikat kepala tradisional sedang berbincang di dalam ruangan dengan pajangan foto dan benda bersejarah.
Mensos Saifullah Yusuf merayakan Hari Lahir Pancasila di Ende. (facebook.com/Melki Laka Lena)

Dalam kunjungannya ke Kota Ende, Saifullah juga menyempatkan diri untuk membagikan paket bantuan sosial (bansos) pemerintah pusat kepada masyarakat terutama di Pasar Mbongawani. Ia membagi paket bansos ini kepada para keluarga penerima manfaat, pedagang pasar, serta para pedagang kaki lima.

Kemudian mengunjungi Serambi Bung Karno di Gereja Katedral Kristus Raja sebelum melanjutkan kunjungan ke kabupaten lainnya di NTT.

Menurutnya, Ende sendiri jadi tempat yang berkesan dan baginya merayakan Harlah Pancasila di kota tersebut adalah suatu kehormatan.

"Merayakan Hari Lahir Pancasila di Ende adalah bentuk penghormatan tertinggi kita terhadap sejarah dan nilai-nilai luhur bangsa," tutupnya dalam kunjungan di Ende.

Share Article
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -

Latest News NTB

See More