Kupang, IDN Times - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengaku sempat terkejut setelah menerima laporan dari salah satu kepala dinas yang menyebut anggaran perjalanan dinas telah habis. Kondisi tersebut terjadi di tengah kebijakan efisiensi belanja daerah yang diterapkan pemerintah provinsi.
Melki menjelaskan efisiensi dilakukan pada sejumlah pos pengeluaran, termasuk biaya perjalanan dinas dan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Ia menyampaikan hal tersebut kepada awak media usai rapat paripurna di DPRD NTT, Senin (15/6/2026).
