Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
KPU NTB Hanya Akui Tiga Lembaga Survei di Pilgub 2024, Ini Daftarnya!
Ketua KPU NTB Muhammad Khuwailid. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Mataram, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB hanya mengakui tiga lembaga survei di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024. Ketiga lembaga survei tersebut telah terdaftar dan mendapatkan sertifikat dari KPU NTB.

Tiga lembaga survei yang telah terdaftar di KPU NTB, boleh menyampaikan hasil jajak pendapat dan hitung cepat (quick count) Pilgub NTB 2024. Sedangkan lembaga survei yang tidak terdaftar di KPU NTB, dilarang merilis hasil survei ataupun hitung cepat Pilgub 2024.

"Kalau kita di KPU, hanya ada tiga lembaga survei yang mendaftarkan diri dan kita sudah berikan sertifikat," kata Ketua KPU NTB Muhammad Khuwailid dikonfirmasi di Mataram, Senin (11/11/2024).

1. Tiga lembaga survei yang terdaftar di KPU NTB

Kolase tiga Cagub NTB 2024, Sitti Rohmi Djalilah, Lalu Muhamad Iqbal dan Zulkieflimansyah. (IDN Times/Istimewa)

Khuwailid menyebutkan tiga lembaga survei yang sudah mendaftarkan diri dan menerima sertifikat dari KPU NTB. Antara lain, Lembaga Survei Indonesia (LSI), Lembaga Survei Kedai Kopi dan Polling Institute.

"Jadi ada tiga lembaga survei yang mendaftar ke KPU NTB dan kita sudah nyatakan mereka memenuhi syarat. Ada yang melakukan jajak pendapat dan quick count, ada juga yang hanya quick count," terangnya.

2. Lembaga survei lain dilarang publikasikan hasil survei dan hitung cepat

Ilustrasi pemeriksaan berkas dan saksi. (unsplash.com/Van Tay Media)

Selain dari tiga lembaga survei tersebut, kata Khuwailid, maka dilarang mempublikasikan hasil survei maupun hitung cepat di Pilgub NTB 2024. Jika tetap mempublikasikan hasil survei maka bisa dilaporkan untuk pemberian sanksi.

"Dia tidak boleh merilis hasil survei, lembaga survei tidak memiliki sertifikat dari KPU," tandas mantan Ketua Bawaslu NTB ini.

3. Hasil survei Pilgub NTB 2024

Debat kedua Pilkada NTB, Jumat (8/11/2024). (IDN Times/Muhammad Nasir)

Sebelumnya, LSI merilis hasil survei Pilgub NTB 2024 yang dilakukan 14-20 Oktober 2024. Hasil survei LSI, menempatkan elektabilitas pasangan Cagub dan Cawagub NTB Zulkieflimansyah - Suhaili FT (Zul-Uhel) paling buncit yaitu sebesar 22 persen.

Dari hasil survei LSI dengan simulasi menggunakan surat suara, menempatkan pasangan Lalu Muhamad Iqbal - Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda) berada di puncak dengan elektabilitas 33,5 persen. Kemudian disusul Siti Rohmi Djalilah-Musyafirin (Rohmi-Firin) dengan elektabilitas 27,1 persen.

Calom Gubernur NTB Zulkieflimanayah mengatakan hasil survei kadang tidak objektif karena ada lembaga survei yang merangkap konsultan pasangan Cagub dan Cawagub. Gubernur NTB periode 2018 - 2023 ini mengatakan elektabilitas pasangan Zul-Uhel tidak seperti hasil survei yang dilakukan LSI.

"Kita punya konsultan sendiri, punya lembaga survei sendiri yang kredibel dan hasilnya tidak seperti yang disampaikan LSI. Kami sangat optimis, insyaallah," tandas Zul.
Sementara, Calon Gubernur NTB nomor urut 03 Lalu Muhamad Iqbal mengatakan survei yang dilakukan LSI adalah independen. Dia menyebut hasil survei yang dirilis LSI tidak ada kaitannya dengan pasangan Iqbal-Dinda.

"Jadi kalau memang kita leading, alhamdulilah, tapi itu tidak membuat kami jemawa. Tetap kami harus bekerja keras memastikan bahwa leading itu sampai tanggal 27 November. Jangan leading sampai sebelum tanggal 27 November," kata Lalu Iqbal.

LSI melakukan survei dari tanggal 14-20 Oktober, dengan jumlah responden 1.540 orang. Menggunakan metode stratified random sampling dengan kesalahan atau margin error 2,9 persen.

Editorial Team

Related Article