Ilustrasi kebakaran (IDN Times/Aditya Pratama)
Dia menyebut total kerugian akibat musibah kebakaran itu diperkirakan mencapai Rp250 juta. Pascakejadian, Tim BPBD Kabupaten Bima bersama Dinas Pemadam Kebakaran serta pihak terkait lainnya turun ke lokasi untuk melakukan kaji cepat, penanganan darurat, pendataan korban, serta pengamanan area.
Sadimin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang disebabkan oleh gangguan instalasi listrik. Masyarakat diminta memeriksa secara berkala kondisi kabel dan instalasi listrik di rumah.
Masyarakat diminta jangan menggunakan kabel atau stop kontak yang sudah rusak, terkelupas, atau terbakar. Selain itu, menghindari penggunaan terlalu banyak colokan pada satu stop kontak. Masyarakat juga diminta mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan, terutama saat meninggalkan rumah atau sebelum tidur.
Kemudian jangan menempatkan kabel listrik di dekat sumber panas atau tempat yang mudah terkena air. Berikutnya, memastikan instalasi listrik rumah sesuai standar dan menggunakan pengaman listrik yang layak.
"Segera matikan aliran listrik apabila tercium bau hangus atau terlihat percikan api dari peralatan listrik. Siapkan alat pemadam api ringan (APAR) atau sarana pemadaman sederhana yang aman dan mudah dijangkau," kata dia.