Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kebakaran Hebat di Bima, Dua Lansia Meninggal Terjebak di Dalam Rumah

Kab. Bima
Kebakaran Hebat di Bima, Dua Lansia Meninggal Terjebak di Dalam Rumah
Rumah warga Desa Doro O'o, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, NTB yang rata dengan tanah akibat kebakaran pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 02.00 WITA. (dok. BPBD NTB)
  • Kebakaran melanda permukiman Desa Doro O'o, Langgudu, Bima, Sabtu dini hari, menewaskan pasangan lansia Mahmud (85) dan Aisyah (75) yang terjebak di rumah.
  • Api diduga dipicu korsleting listrik di pekarangan dua KK. Tiga anggota keluarga, termasuk balita 2 tahun, selamat; rumah panggung kayu hangus dan rumah permanen rusak.
  • Kebakaran menghanguskan barang berharga serta hasil panen, dengan kerugian diperkirakan Rp250 juta. BPBD dan pihak terkait melakukan penanganan darurat, pendataan, serta pengamanan lokasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bima, IDN Times - Kebakaran hebat melanda pemukiman warga Desa Doro O'o, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 02.00 WITA. Dua lansia pasangan suami istri bernama Mahmud (85) dan Aisyah (75) meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD NTB Sadimin menjelaskan kedua korban yang meninggal dunia terjebak di dalam rumah saat peristiwa kebakaran terjadi. Akibat kebakaran yang terjadi pada dini hari itu, rumah korban juga rata dengan tanah.

  1. 1. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik

    IMG-20260822-WA0063.jpg
    Kebakaran yang melanda pemukiman warga Desa Doro O'o, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 02.00 WITA. (dok. BPBD NTB)

    Sadimin mengatakan kebakaran itu diduga dipicu akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik yang menimpa satu pekarangan yang dihuni dua kepala keluarga (KK). Jumlah penghuni rumah sebanyak lima orang.

    Dikatakan, dua korban yang meninggal dunia merupakan pasangan suami istri yaitu Mahmud (85) dan istrinya Aisyah (75). Kedua korban yang sehari-hari bekerja sebagai petani tersebut meninggal dunia setelah rumah panggung kayu yang mereka huni hangus dan rata dengan tanah.

  2. 2. Tiga orang selamat, satu di antaranya balita

    IMG_20251118_132118_924.jpg
    Kepala Pelaksana BPBD NTB Sadimin. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Sementara itu, tiga anggota keluarga lainnya selamat dalam peristiwa tersebut. Mereka adalah Sudarmo (40) dan Hanafiah (39) serta seorang balita berusia 2 tahun.

    ​Selain menghanguskan 1 unit rumah panggung kayu, kata Sadimin, kobaran api juga merusak 1 unit rumah batu permanen beserta seluruh isinya. Berbagai barang berharga dan hasil pertanian ikut ludes terbakar.

    Di antaranya, dua unit sepeda motor Honda Scoopy dan Beat, 1 unit mesin 5 PK, 2 unit televisi 32 inci, emas seberat 30 gram, uang tunai Rp10 juta, hasil panen berupa 30 karung padi dan 150 kg beras. Kemudian perabotan rumah tangga berupa 4 lemari jati dan 4 springbed.

  3. 3. Kerugian ditaksir Rp250 juta

    Ilustrasi kebakaran (IDN Times/Aditya Pratama)
    Ilustrasi kebakaran (IDN Times/Aditya Pratama)

    Dia menyebut total kerugian akibat musibah kebakaran itu diperkirakan mencapai Rp250 juta. Pascakejadian, Tim BPBD Kabupaten Bima bersama Dinas Pemadam Kebakaran serta pihak terkait lainnya turun ke lokasi untuk melakukan kaji cepat, penanganan darurat, pendataan korban, serta pengamanan area.

    Sadimin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang disebabkan oleh gangguan instalasi listrik. Masyarakat diminta memeriksa secara berkala kondisi kabel dan instalasi listrik di rumah.

    Masyarakat diminta jangan menggunakan kabel atau stop kontak yang sudah rusak, terkelupas, atau terbakar. Selain itu, menghindari penggunaan terlalu banyak colokan pada satu stop kontak. Masyarakat juga diminta mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan, terutama saat meninggalkan rumah atau sebelum tidur.

    Kemudian jangan menempatkan kabel listrik di dekat sumber panas atau tempat yang mudah terkena air. Berikutnya, memastikan instalasi listrik rumah sesuai standar dan menggunakan pengaman listrik yang layak.

    "Segera matikan aliran listrik apabila tercium bau hangus atau terlihat percikan api dari peralatan listrik. Siapkan alat pemadam api ringan (APAR) atau sarana pemadaman sederhana yang aman dan mudah dijangkau," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More