Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kapal Terdampar Tanpa Kru-Penumpang di Pesisir Rote Masih Misterius
Sebuah kapal pesiar (yacht) berbendera Australia bernama Balamara ditemukan terdampar di Pantai Duile, Rote Ndao. (Dok Polres Rote Ndao)
  • Sebuah kapal pesiar berbendera Australia ditemukan terdampar tanpa kru dan penumpang di Pantai Duile, Rote Timur, pada 16 Mei 2026, dan kini tengah diselidiki oleh Polres Rote Ndao.
  • Polisi menemukan dokumen jual beli kapal atas nama warga Australia serta sejumlah barang seperti GPS, televisi, dan pakaian yang telah diamankan sebagai barang bukti penyelidikan.
  • Polres Rote Ndao berkoordinasi dengan Syahbandar, Imigrasi, dan otoritas maritim untuk menelusuri asal-usul kapal serta keberadaan awak yang hingga kini belum diketahui.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sebuah kapal pesiar berbendera Australia ditemukan terdampar tanpa kru maupun penumpang di Pantai Duile, Rote Timur, dan kini tengah diselidiki oleh kepolisian setempat.
  • Who?
    Kepolisian Resor Rote Ndao dipimpin AKBP Mardiono bersama Polsek Rote Timur memeriksa kapal tersebut; nama Michael Ireland dan David J. Bourchier tercantum dalam dokumen pembelian kapal.
  • Where?
    Kapal terdampar di bibir Pantai Duile, Dusun Oesosole, Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
  • When?
    Kapal ditemukan terdampar pada 16 Mei 2026 dan hingga 24 Juni 2026 penyelidikan masih berlangsung untuk mencari keberadaan awak serta asal-usul kapal tersebut.
  • Why?
    Penyebab kapal terdampar masih belum diketahui; aparat menduga ada kaitan dengan perjalanan laut dari Australia namun belum ada kepastian mengenai alasan hilangnya kru dan penumpang.
  • How?
    Kapal diamankan oleh polisi bersama warga, diperiksa bagian dalamnya yang kosong, ditemukan dokumen jual beli serta barang-barang pribadi; garis polisi dipasang dan patroli rutin dilakukan di lokasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada kapal dari Australia nyangkut di pantai Rote, tapi di dalamnya kosong, tidak ada orang sama sekali. Polisi datang lihat dan jaga kapal itu supaya aman. Mereka temukan kertas-kertas nama orang dari Australia dan beberapa barang seperti baju dan TV. Sekarang polisi masih cari tahu kenapa kapal itu bisa terdampar dan ke mana orang-orangnya pergi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kupang, IDN Times - Polres Rote Ndao masih menelusuri sebuah kapal pesiar (yacht) berbendera Australia yang terdampar di Pantai Duile, Dusun Oesosole, Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, menyatakan awal temuan kapal ini tanpa kru atau nakhoda, awak kapal, maupun penumpang. Penyebab terdamparnya kapal ini pun masih menjadi misteri yang tengah diselidiki aparat kepolisian.

Mardiono bahkan turun meninjau langsung kondisi kapal tersebut bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Rote Ndao terkait pengamanan dan penyelidikan berjalan maksimal.

1. Polisi temukan dokumen pembelian kapal

Sebuah kapal pesiar (yacht) berbendera Australia bernama Balamara ditemukan terdampar di Pantai Duile, Rote Ndao. (Dok Polres Rote Ndao)

Kapal yacht ini terdampar di bibir pantai pada 16 Mei 2026 sehingga diamankan oleh petugas bersama masyarakat. Kapal itu bertipe Adams Traditional 36 dengan nomor lambung AU-WWA072974 dengan mesin Volvo Penta.

Polsek Rote Timur yang dipimpin Ipda A. Ikram Mahben lalu memeriksanya yang ternyata kosong tanpa adanya aktivitas maupun keberadaan kru dan penumpang di dalamnya.

"Hanya ditemukan sejumlah dokumen penting yang diduga berkaitan dengan kepemilikan kapal yaitu berupa formulir penawaran pembelian dan perjanjian jual beli dari YachtHub," kata dia.

Dalam dokumen itu tercantum nama Michael Ireland, yang beralamat di Queensland, Australia, serta nama pembeli, David J. Bourchier, yang berdomisili di Northern Territory, Australia. Sejumlah barang dalam kapal tersebut kemudian diamankan seperti perangkat navigasi GPS, televisi, bor listrik, serta tas berisi pakaian.

"Seluruh barang bukti yang ditemukan telah kami inventarisasi dan diamankan untuk kepentingan penyelidikan," kata Mardiono.

2. Belum ada informasi keberadaan awak kapal

Sebuah kapal pesiar berbendera Australia bernama Balamara ditemukan terdampar di Pantai Duile, Rote Ndao. (Dok Polres Rote Ndao)

Mardiono juga telah memastikan kondisi lambung, dek, hingga bagian dalam kabin kapal serta memasang garis polisi. Ia juga menempatkan personel untuk mengawasi dan patroli rutin selama kapal masih berada di lokasi terdampar.

"Sementara posisinya aman, serta tadi kami mengecek tindakan pengamanan yang sudah dilakukan oleh personel di lapangan," ujar Mardiono.

Untuk keberadaan nakhoda maupun awak kapal Balamara, kata dia, hingga Rabu (24/6/2026) ini belum ada informasi lebih lanjut. Untuk itu penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap fakta di balik terdamparnya kapal tersebut.

3. Koordinasi dengan sejumlah instansi

Sebuah kapal pesiar berbendera Australia bernama Balamara ditemukan terdampar di Pantai Duile, Rote Ndao. (Dok Polres Rote Ndao)

Kini Polres Rote Ndao menggandeng sejumlah seperti Syahbandar, Dinas Perhubungan, Imigrasi, hingga otoritas maritim lainnya, demi mengungkap misteri hilangnya kru dan penumpang kapal masih belum terpecahkan.

Pihaknya menelusuri dokumen pelayaran, jalur masuk kapal ke wilayah Indonesia, serta identitas awak kapal yang diduga berada di atas kapal sebelum terdampar.

"Tentu ini untuk mengungkap identitas kru maupun pemilik kapal serta memastikan bagaimana kapal ini bisa terdampar tanpa awak di wilayah Rote Timur," kata Mardiono.

Editorial Team

Related Article