Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kabar Gembira! TPG Puluhan Ribu Guru Madrasah di NTB Cair Pekan Ini
pendis.kemenag.go.id (Ilustrasi Guru Madrasah)
  • Kanwil Kemenag NTB memastikan pencairan Tunjangan Profesi Guru dan inpassing bagi sekitar 20 ribu guru madrasah serta guru PAI dilakukan pekan ini, menjelang Idulfitri 1447 H.
  • Total anggaran mencapai sekitar Rp10 miliar untuk wilayah NTB, mencakup pembayaran tunjangan periode Januari–Februari 2026 bagi guru PAI PNS maupun non-PNS.
  • Kemenag NTB juga mendorong peningkatan karier guru PAI agar berpeluang menduduki jabatan strategis seperti kepala sekolah melalui koordinasi lintas kementerian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Januari–Februari 2026

Periode pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk guru madrasah swasta dan guru PAI di NTB ditetapkan mencakup bulan Januari hingga Februari 2026.

10 Maret 2026

Kepala Kanwil Kemenag NTB, Zamroni Aziz, menyatakan bahwa pencairan TPG dan tunjangan inpassing bagi guru madrasah swasta serta guru PAI akan dilakukan pekan ini, paling lambat hari Jumat.

kini

Kanwil Kemenag NTB terus berkoordinasi dengan Sekretaris Jenderal dan Dirjen Kemenag RI untuk menyiapkan data komprehensif guna memastikan keberlanjutan skema pembayaran tunjangan guru.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah melalui Kanwil Kemenag NTB mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan tunjangan inpassing bagi guru madrasah swasta serta guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk periode Januari–Februari 2026.
  • Who?
    Kepala Kanwil Kemenag NTB Zamroni Aziz bersama jajaran Kemenag NTB memastikan pencairan tunjangan bagi sekitar 20.000 guru madrasah dan PAI di wilayah Nusa Tenggara Barat.
  • Where?
    Pencairan dilakukan di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, dengan pengumuman resmi disampaikan dari kantor Kanwil Kementerian Agama di Kota Mataram.
  • When?
    Pembayaran dijadwalkan cair pada pekan ini, paling lambat hari Jumat, 13 Maret 2026, menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
  • Why?
    Pencairan dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru serta membantu mereka memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri tahun ini.
  • How?
    Pembayaran dilakukan menggunakan alokasi anggaran sekitar Rp10 miliar untuk seluruh guru PAI dan madrasah di NTB, melalui koordinasi antara Kanwil Kemenag NTB dan kementerian terkait di tingkat pusat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak guru madrasah dan guru agama di NTB senang sekali karena uang tunjangan mereka akan dibayar minggu ini. Pak Zamroni dari Kemenag bilang uangnya keluar paling lambat hari Jumat supaya guru bisa tenang sambut Lebaran. Pemerintah siapkan banyak uang untuk itu, dan sekarang semua sedang disiapkan biar lancar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pencairan Tunjangan Profesi Guru di NTB pekan ini mencerminkan perhatian nyata pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Dengan anggaran miliaran rupiah yang disiapkan, para guru madrasah dan PAI dapat menyambut Idulfitri dengan rasa tenang. Selain itu, dorongan peningkatan karier bagi guru PAI menunjukkan komitmen berkelanjutan terhadap pengembangan profesionalisme pendidikan di daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mataram, IDN Times - Kabar gembira bagi puluhan ribu guru madrasah swasta dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kanwil Kemenag NTB memastikan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi serta tunjangan inpassing bagi guru madrasah swasta dan guru PAI akan dicairkan pada pekan ini.

Kepala Kanwil Kemenag NTB, Zamroni Aziz, mengatakan pencairan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

“InsyaAllah minggu ini sudah keluar, paling lambat hari Jumat. Jadi para guru bisa menyambut Lebaran dengan tenang karena haknya sudah dipastikan cair,” kata Zamroni di Mataram, Selasa (10/3/2026).

1. Pencairan TPG untuk guru madrasah swasta dan negeri serta guru PAI bulan Januari-Februari 2026

Kepala Kanwil Kemenag NTB Zamroni Aziz. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Dia menjelaskan, alokasi anggaran untuk pembayaran tunjangan periode Januari–Februari bagi guru madrasah swasta di NTB mencapai nilai yang cukup besar. Berdasarkan data Kemenag, terdapat sekitar 15.000 guru madrasah swasta di NTB yang telah tersertifikasi dan memiliki status inpassing.

Secara keseluruhan, kata Zamroni, jumlah guru yang berada di bawah naungan Kemenag NTB mencapai lebih dari 20.000 orang. Selain guru madrasah, kepastian pencairan juga diberikan kepada guru Pendidikan Agama Islam (PAI), baik yang berstatus PNS maupun non-PNS.

2. Anggaran yang disiapkan untuk pembayaran TPG

Ilustrasi tunjangan guru sertifikasi. (Pauddasmen)

Pemerintah menargetkan seluruh pembayaran dapat diselesaikan sebelum Jumat. Untuk guru PAI non-PNS, alokasi anggaran yang disiapkan sekitar Rp2 miliar, sedangkan jika termasuk guru PNS, total anggaran yang digelontorkan mencapai sekitar Rp10 miliar untuk wilayah NTB.

“Pembayaran ini diharapkan bisa membantu para guru memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri dan memberikan ketenangan dalam menjalankan tugas mereka sebagai pendidik,” kata Zamroni.

3. Dorong peningkatan karier guru PAI

Ilustrasi guru madrasah saat unjuk rasa. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Di sisi lain, Zamroni juga mendorong peningkatan karier bagi guru PAI di sekolah umum, mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK. Menurutnya, guru PAI yang memiliki kompetensi dan rekam jejak baik perlu diberi kesempatan untuk menduduki jabatan strategis, termasuk sebagai kepala sekolah.

“Kami berikhtiar agar guru PAI juga memiliki peluang menjadi kepala sekolah. Kami siap mengomunikasikan rekam jejak mereka kepada gubernur maupun wakil bupati sesuai jenjang sekolahnya,” ujarnya.

Saat ini, Kanwil Kemenag NTB terus berkoordinasi dengan Sekretaris Jenderal dan Direktur Jenderal Kemenag RI untuk menyiapkan data komprehensif terkait guru. Data tersebut akan disampaikan kepada Kementerian PAN-RB dan Kementerian Keuangan guna memastikan kesiapan anggaran negara.

“Koordinasi ini penting agar skema pembayaran tunjangan guru ke depan tetap stabil dan berkelanjutan,” pungkas Zamroni.

Editorial Team