Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kabar Gembira, Pemkab Lombok Timur Pastikan PPPK Paruh Waktu Dapat THR

Kabar Gembira, Pemkab Lombok Timur Pastikan PPPK Paruh Waktu Dapat THR
Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin saat menyerahkan SK kepada PPPK Paruh waktu(IDN Times/Ruhaili)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Pemkab Lombok Timur memastikan 10.998 PPPK Paruh Waktu menerima THR Idulfitri 1447 H sesuai Perbup turunan PP Nomor 9 Tahun 2026, dengan besaran setara gaji bulan Februari.
  • Total anggaran THR ASN dan PPPK penuh waktu mencapai Rp64,8 miliar, sementara PPPK Paruh Waktu mendapat alokasi Rp3,058 miliar dari APBD di luar dana BOS dan BLUD.
  • Kader posyandu desa dan kelurahan juga memperoleh THR Rp500 ribu per orang dengan total anggaran Rp7,28 miliar yang ditargetkan cair sebelum Hari Raya Idulfitri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Lombok Timur, IDN Times – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memastikan ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu bakal menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1447 H/2026 M. Kepastian itu disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lotim, H. Hasni, menyusul terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) sebagai turunan regulasi pusat.

Hasni menjelaskan bahwa pemberian THR tahun ini merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026 yang diterbitkan 3 Maret 2026 tentang THR dan Gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pensiunan, serta penerima tunjangan lainnya. Regulasi tersebut kemudian ditindaklanjuti Pemkab Lotim dengan menyusun peraturan bupati yang melibatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

1. Besaran THR satu kali gaji

Kepala BPKAD Lotim H. Hasni (IDN Times/Ruhaili)
Pj. Sekda Lotim H. Hasni (IDN Times/Ruhaili)

Hasni menjelaskan, seluruh PPPK Paruh Waktu yang berjumlah 10.998 orang dipastikan mendapatkan THR. Jumlah ini sesuai dengan Surat Keputusan (SK) pengangkatan yang diterbitkan pada 31 Desember 2025 lalu. Besaran THR sama dengan penghasilan yang diterima pada bulan Februari.

Berdasarkan laporan sebelumnya, besaran penghasilan PPPK Paruh Waktu di Lotim berkisar antara Rp550 ribu hingga Rp750 ribu per bulan, dengan skema pembayaran yang bersumber dari APBD maupun dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Jumlah yang diterima sama dengan penghasilan pada bulan Februari," jelas Hasni, Kamis (12/3/26).

2. Anggaran THR capai puluhan miliar

IMG_20251231_085829.jpg
Ribuan PPPK Paruh waktu Lombok Timur, saat menerima SK di Kantor Bupati Lombok Timur (IDN Times/Ruhaili)

Berdasarkan data BPKAD, total anggaran THR yang disiapkan untuk ASN di lingkungan Pemkab Lotim mencapai lebih dari Rp64,8 miliar. Anggaran sebesar itu diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK penuh waktu.

Sementara untuk PPPK Paruh Waktu, pemerintah daerah mengalokasikan THR sebesar Rp3.058 M. Angka tersebut di luar pembayaran THR yang bersumber dari dana BOS dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

"Yang dari dana BOS ada di Dinas Pendidikan, sedangkan yang dari BLUD ada di rumah sakit dan seluruh puskesmas. Total penerima PPPK Paruh Waktu yang dianggarkan melalui APBD murni adalah 10.998 orang," terang Hasni.

3. Kader Posyandu juga terima THR

Ilustrasi THR. IDN Times/Aan Pranata
Ilustrasi THR. IDN Times/Aan Pranata

Tidak hanya ASN dan PPPK, Pemkab Lotim juga memberikan perhatian kepada kader posyandu yang tersebar di desa dan kelurahan. Total anggaran THR untuk kader posyandu mencapai Rp7.280.500.000.

Rinciannya, untuk kader di desa yang dianggarkan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) sebesar Rp6,804 miliar. Sementara untuk kader di kelurahan yang dianggarkan di bagian Tata Pemerintahan (Tapem) sebesar Rp476,5 juta.

"Untuk kader posyandu besarannya Rp500.000 per orang. Ini bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi mereka dalam pelayanan kesehatan masyarakat," ujar Hasni.

Pihaknya memastikan bahwa seluruh proses pencairan THR saat ini tengah berjalan dan ditargetkan rampung sebelum Hari Raya Idulfitri.

"Ini yang banyak ditunggu-tunggu, kami upayakan sebelum Lebaran cair," pungkasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More