Mataram, IDN Times - Inspektorat NTB menambah tim untuk melakukan audit terhadap tiga proyek industrialisasi yang mangkrak di kawasan Kantor Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB. Pada era kepemimpinan Gubernur NTB Zulkieflimansyah, dibangun pabrik pakan ternak (feedmill), pengolahan benih jagung (corn seeds), dan pengering jagung (corn dryer) di kawasan yang dulunya bernama Sceince Technology and Industrial Park (STIPark) Banyumulek, Lombok Barat.
Pembangunan tiga pabrik itu dilakukan sejak 2020 dan diresmikan pada 2023. Dalam perjalanannya, pengelolaan pabrik itu sempat dikerjasamakan dengan investor Malaysia. Namun, hingga saat ini, pabrik tersebut tidak bisa difungsikan.
"Karena kemarin itu, ada banyak yang tidak di tempat. Kita ke sana kemudian banyak dokumen-dokumen yang perlu kita ambil. Akhirnya saya tambah timnya. Begitu ada surat tugas, tim sudah langsung turun," kata Inspektur Inspektorat NTB Budi Herman dikonfirmasi di Mataram, Jumat (5/6/2026).
