Kupang, IDN Times - Duka yang dialami keluarga Wili Mbuik kini diperparah oleh rentetan teror. Keluarga korban diteror oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menyebut dirinya Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNP-OPM) . Keluarga korban yang berada di Kupang dan Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan berulang kali menerima ancaman melalui panggilan video (video call).
Teror tersebut dilakukan oleh kelompok bersenjata itu menggunakan telepon seluler milik Wili. Ponsel tersebut dirampas oleh para pelaku seusai melancarkan serangan berdarah di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Rabu (9/9/2026).
Wili Mbuik sendiri merupakan putri daerah asal Rote yang tengah merantau untuk mengabdi. Ia adalah pegawai di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang baru beberapa bulan dinyatakan lolos seleksi dan bertugas di wilayah tersebut.
