Lombok Timur, IDN Times - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur, mengusulkan anggaran belanja yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang digunakan untuk membiayai hal atau program yang tidak terlalu penting dialihkan untuk menambah kouta pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Hal itu menanggapi keluhan forum guru P2 dan P3 Lombok Timur, terkait kecilnya kuota formasi PPPK untuk guru. Karena tahun 2023 ini, Lombok Timur hanya mendapatkan jatah kuota PPPK guru sebanyak 440, sementara anggota forum P2 dan P3 lebih dari 2.000 orang.
DPRD Lombok Timur mendesak pemerintah untuk melakukan penyesuaian anggaran belanja, utamanya untuk program yang tidak terlalu penting. Agar ribuan pegawai honorer guru bisa terakomodir menjadi PPPK.
